7:01 pm - Friday December 15, 2017

ADA APA DENGAN TEAM ASISTENSI DAERAH ACEH TAMIANG !!!!!

RADAR PKRI TAMIANG, Kasus lahan tanah yang dibongkar oleh Satpol PP berdasarkan Surat perintah bupati tamiang kini sudah menjadi mantan bupati ini, diketahui oleh warga masyarakat bahwa benar dipotong dan dirusak oleh personil satuan pamong praja tamiang.

Akibat hal ini pihak kuasa hukum gerah dan berang sekali dimana pihak kepolisian resort tamiang membantah dan mengatakan bahwa ini bukan pengrusakan dan tidak terbukti dirusak, dan pihak kanit juga mengatakan agar langsung saja kepada kapolres untuk lebih lanjut. Ada apa dengan hal ini ?????

Jhon malik.membenarkan bahwa dirinya meminta team dari TV POLRI untuk shoting dilokasi lahan waris yang dimiloki oleh jhon malik berdasarkan putusan yakni putusan pengadilan negeri kuala simpang no : 39/PDT.P/2010/PN-KSP Tanggal 01 Desember 2010. itu dan meminta agar dimasukkan dalam media TV POLRI dan media lainnya. Ungkap Suryapati SH kepada Ramlan Ajek dalam wawancara dilapangan.

Dalam wawancara TV POLRI dengan pihak waris di tempat kontrakkannya didapat bahwa ibu atau istri jhon malik menangis dan berharap agar bapak kapolri, kapolda Aceh, bapak gubernur aceh juga kepada bapak kapoores taniang yang baru dan kepada bapak kajari tamiang juga kasitut kejaksaan tinggi aceh agar membantu saya (istri jhon malik) dalam kasus penistaan waris yang suami saya miliki berdasarkan PN yang telah ada dan telah dipasang dalam lokasi lahan dimaksud ? Mengapa tega surat mantan bupati itu memerintahkan satpol pp untuk merusak dan menghancurkan petikan putusan PN yang adalah lembaga negara juga, saya (istri jhon malik) selaku orang bawah heran mengapa bisa PN diredahkan oleh satpol pp.

Semoga bapak kapolri membaca dan pihak pihak yang telah memberikan waktunya dapat melaporkan hal.ini kepada KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI di jakarta, dan juga pihak KPK dapat mengurusi korupsi yang ada di aceh tamiang ini. Ketus ibu putri.

Filed in: Hukum Kriminal

Comments are closed.