PKRI INFO – BITUNG. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Bitung pada Rabu, 25 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya IdulFitri 1447 H.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Bitung dilaksanakan di Pasar Takjil Kecamatan Maesa, Bitung, Sulawesi Utara. Acara ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dan dihadiri oleh Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, serta Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka.
Dalam acara tersebut, Gubernur Yulius menekankan pentingnya sinergi antar instansi untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. “Saya instruksikan agar petugas aktif melakukan operasi pasar agar harga terkendali, sehingga tidak ada persaingan yang tidak sehat di antara para pedagang,” ujarnya.
GPM di Bitung ini fokus pada tiga hal utama, yaitu:
- Menjaga Stabilitas Harga*: memastikan komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pokok lainnya tetap tersedia dan tidak mengalami lonjakan drastis.
- Mengendalikan Inflasi Daerah*: pentingnya sinergi antar instansi untuk menjaga inflasi kebutuhan dan harga di pasar.
- Memenuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat*: meringankan beban ekonomi keluarga, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga pangan di pasar reguler menjelang hari besar keagamaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Bitung, Hengky Honandar, Wakil Walikota Bitung, Randito Maringka, dan pejabat tinggi pratama Pemprov Sulut.
Walikota Bitung Hengky mengatakan bahwa harapan yang disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, berharap Gerakan Pangan Murah (GPM) di Bitung dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Idul Fitri. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.
Harapan lainnya adalah agar GPM dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan dan menjadi instrumen efektif dalam menjaga iklim perdagangan yang kondusif di Sulawesi Utara. Gubernur Yulius juga meminta agar petugas aktif melakukan operasi pasar untuk memastikan harga tetap terkendali dan tidak ada persaingan tidak sehat di antara pedagang.
Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, berharap Gerakan Pangan Murah (GPM) dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Idul Fitri. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Pewarta/Annerudin.

