7:27 pm - Sunday December 16, 2018

BANGGAR tidak tepat sasaran dalam pengusulan anggaran daerah. Timbul banjir dimana mana.

LIMAPULUH KOTA – SUMBARPemerintah daerah adalah pimpinan tertinggi di tiap daerh maupun tingkat provinsi. Masyarakat adalah dalang pemberi APBD yang berharap mendapatkan hasil kerja pemwrintajan yang bermutu dan tentunya menguntungkan.

Baru baru ini Sumbar dihebohkan oleh fhoto yang viral Banjut menggenangi rumah warga dan tempat usaha perbengkelan motor.

Dalam gambar tersebut terlihat genangan setinggi lutut menggenangi bengkel usahanya.

Dalam postingan tersebut tertulis bahasa KepadaYth Penjabat Pembuat Kebijakan Kab. Limapuluh Kota Sumbar. Hujan deras yang mengguyur nagari Mungka Kec Mungka, Jum’at 12/10 dari jam 15 WIB. Kembali menggenangi tempat usaha dan rumah masyarakat, kalau sungai meluap merupakan kejadian BENCANA ALAM, namun bila rumah dan tempat usaha masyarakat di genangi air, ini merupakan bentuk KELALAIAN dan KECEROBOHAN pembuat KEBIJAKAN.

Apakah sebelum pelaksanaan kegiatan proyek jalan ini, masalah saluran air/drainase tidak kalian pikirkan ???.

Dalam tulisan tersebut menyimpulkan terjadi bentuk pengganggaran yang lalai dalam perwujudan nya, seharusnya pemerintah daerah mungka melalui dinas PU lebih dahulu mengangarkan sistem saluran air dan tangkapan tampungan air sehungga jika curah debit tinggi akan menanpung curahan hujan sehingga tidak menimbulkan dampak lingkungan atau genangan yang disebut banjir.

Mardianto yang juga Direktur Cabang CV PKRI dan wakil ketua umum MB PKRI CADSENA menyimpulkan, segera menyampaikan keluhan ini ke pihak PU dan bapak bupati juga walinagari. Ketusnya.

Red-B1120NGS

Filed in: PKRI News

Comments are closed.