7:12 pm - Sunday September 24, 2017

Bangunan Pasar Rakyat Mangun jaya Babat toman Muba SumSel Menuai Kritikan Tak Sedap

Proyek Disperindagkop MUBA SUMSEL dipertanyakan!!!

PKRI News Muba,Sumsel-Rabu(05/04/2017). Proyek Strategis Nasional adalah proyek yang dilaksanakan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, atau badan usaha yang memiliki sifat strategis untuk peningkatan pertumbuhan dan pemerataan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. dimana Pemerintah Daerah adalah kepala daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom.

Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi yang selanjutnya disingkat BPMPTSP Provinsi adalah penyelenggara PTSP di provinsi. Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten-Kota yang selanjutnya disingkat BPMPTSP Kabupaten-Kota adalah penyelenggara PTSP di kabupaten-kota.

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2016 TENTANG PERCEPATAN PELAKSANAAN PROYEK STRATEGIS NASIONAL. Terkait BAB I Pasal 1 Ayat 1 Dimaksud “Proyek Strategis Nasional adalah proyek yang dilaksanakan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau badan usaha yang memiliki sifat strategis untuk peningkatan pertumbuhan dan pemerataan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.” dan BAB X Pasal 31 ayat 4 dimaksud “Dalam hal pemeriksaan awal sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditemukan indikasi penyalahgunaan wewenang, pimpinan kementerian/lembaga, gubernur, atau bupati/walikota meminta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah untuk melakukan pemeriksaan/audit lebih lanjut paling lama dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kerja.”

Dinas Perindustrian Perdagangan dan Kopersai selaku pihak pengadaan proyek Pasar Rakyat telah mengelolah Nilai Proyek 5.6 Miliaran. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, team PKRI Investigasi. Rabu, 4/04/2017. Ternyata Bangunan Pasar Rakyat Mangun jaya Babat toman Muba SumSel. Setelah di Bangun dengan Anggaran APBN th 2016, dengan angka yang luar biasa. saat dikonfirmasi terkait kerusakan proyek yang ditanyakan apa sudah atau belum habis masa penjaminan proyek ?? beliau mengatakan bahwa itu proyek Negara dan dikerjakan oleh Negara ketus nya.

Bangunan yang tidak berkwalitas dan tidak kokoh ini dinilai Masyarakat selaku pemegang kekuasaan rakyat menilai dan meminta pihak PKRI Investigasi MUBA untuk melaporkan permasalahan Pembangunan Pasar Rakyat yang sudah rusak sebelum dipergunakan dan hingga kini tidak dipergunakan sebagaimana merstinya berdsarakan ajuan pemerintah daerah akan penggunaan aggaran pembaguna daerah yanbg diperioritaskan ini ketus warga yang enggan disebutkan namanya. warga merasa malau tidak bermain proyek tapi warga itu merasa yakin bahwa pemerintah tidak bodoh juga akan ketentuan da peraturan tata cara aturan main pekerjaan proyek.

Anggaran Proyek yang disediakan hingga 5.6 Milyar ini apakah benar dan sesuai menurut pemerintah pusat untuk kesesuia dengan Rencana Anggaran Proyek yang dianggarkan dari Pelelangan Proyek Pembuatan Pasar Rakyat itu (Pada Gambar).

Team menemukan adanya bagian sisi dinding atas (tebeng layar) yang berbingkai berisi lapisan kaca, yang berguna untuk penerang bagian dalam ruang Pasar Rakyat ini yang telah roboh tepat pada bagian bagian jalan masuk kedalam Pasar Rakyt ini, dari hasil liputan investigasi Pasar Rakyat diketahui ada sebesar lebih kurang 6 meter dengan bentuk persegi bingkai. Bagaimana jika hal ini terjadi pada saat ada orang yang akan msuk kedalamnya ? untung saja kejadian itu terjadi pada sast tidak ada orang yang akan masuk kedalam bangunan Pasar Rakyat ini.

Bangunan Pasar Rakyat ini hingga berita ini dilansir masih belum dipergunakan (tidak ada aktivitas jual beli) karena baru selesai.  Seharus nya pihak kontraktor bertanggung jawab serta pihak pemerintah sebagai Pimpinan proyek harus mempertanggungjawabkan, karena kerugian pemerintah termasuk uang nya juga bersumber dari Rakyat. Mohon Bapak Bupati maupun Bapak Gubernur terkait aturan dan peraturan yang ada yang sudah ditetapkan sebagaimana baiknya dan mampu memberi sangsi tegas pada kelalaian atau mutu yang tidak standar hingga pihak pelaksana tidak diberikan kepercaytaan untuk pekerjaan pelaksanaa proyek nasional. Bangunan Pemerintah sudah seharus nya baik dan Berkualitas. Guna sebagai contoh untuk kedepan, saling menjaga Amanah untuk kita semua sebagai Bangsa yang Besar ungkap aslam.

Aslam mengatakan dan bagaimana akan Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan, adalah
jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional), yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh Penyedia Barang/Jasa kepada PPK/Kelompok Kerja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban Penyedia Barang/Jasa apakah itu sudah sesuai dengan jumlah kerugian materi proyek.(Aslam)

Redaktur:Unandra

Filed in: Ekonomi Bisnis, PKRI News

Comments are closed.