3:11 pm - Saturday November 24, 5759

Bappeda Kampar Sosialisasi Aplikasi e-Planning DAK Tahun 2018

Mabes Pers Pkri-Bangkinang Kota – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar  sosialisasikan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2018 Dalam Aplikasi e-Planning DAK, kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, bertempat di aula Bappeda Kabupaten Kampar, Selasa (18/4/17).

Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, M.Si. Hadir pada kesempatan tersebut  seluruh Kepala Bidang dan Kasubbid di lingkungan Bappeda Kabupaten Kampar,   pejabat di masing-masing OPD, khususnya bidang teknis, perencana dan operator.

Bappeda Kabupaten Kampar bergerak cepat dalam mensosialisasikan usulan DAK Tahun 2018  dalam Aplikasi e-Planning DAK ini. Dimana Kepala Bappeda  Kampar Azwan bersama tiga  orang staf baru saja mengikuti sosialisasi  di  Bappenas RI, Senin (17/4/17),  dan sehari kemudian langsung hasil sosialisasi itu disampaikan ke OPD dilingkup Kabupaten Kampar.

Dihadapan OPD, Azwan menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting dilakukan dalam rangka percepatan entry usulan DAK 2018 tersebut. “Entry DAK itu  sudah terjadwal maka kita  harus  tepat waktu dan bergerak cepat,” ujar Azwan.

Ditegaskan Azwan usulan DAK ini harus  cepat karena ada enam intasnsi yang terlibat dalam pengusulan ini yakni Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, Kemendagri dan Kementerian/Lembaga Teknis. Bappeda sudah menjadwalkan input  awal DAK ini dari 21 April -10 Mei 2017. Diingatkan Azwan bahwa pengusulan DAK   untuk tahun 2018  tidak lagi parsial ke masing-masing  kementrian tapi  satu pintu  melalui Bappeda untuk diteruskan ke Bappenas. “Kita diminta  menyatukan, mengintegrasikan seluruh  usulan DAK yang akan dikoordinir oleh Bappeda,’ ujarnya.

Untuk itu  Azwan meminta kepada OPD untuk memberikan data (usulan) ke Bappeda dan data itu  diinput oleh admin Bappeda. “OPD siapkan perencanaan dan data pendukung,” ujar Azwan.

usulan DAK itu meliputi enam jenis DAK yakni DAK Reguler, DAK Penugasan dan  DAK Affirmasi.  DAK Reguler itu membantu mendanai  kegiatan  untuk penyediaan  pelayanan dasar sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 dengan target  pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan ketersediaan sarana dan prasarana untuk pencapaian Program Presiden Ekonomi Berkeadilan. DAK Reguler ini meliputi beberapa bidang yakni, Pendidikan, Kesehatan dan  KB,  Air Minum dan Sanitasi, Perumahan dan Pemukiman, Pasar, Industri Kecil dan Menengah, IKM Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Pariwisata dan Jalan.

DAK Penugasan untuk mendukung pencapaian Prioritas Nasional Tahun 2018 yang menjadi kewenangan daerah, lingkup kegiatan spesifik serta lokasi prioritas tertentu.  DAK Penugasan meliputi bidang, Pendidikan (SMK), Kesehatan, Air Minum, Sanitasi, Jalan, Irigasi, Pasar, Energi Skala Kecil, Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

DAK Affirmasi   untuk membantu mempercepat  pembangunan infrastruktur  dan pelayanan dasar  pada lokasi prioritas yang termasuk kategori  daerah perbatasan, kepulauan, tertinggal dan transmigrasi. DAK Affirmasi meliputi bidang, kesehatan (puskesmas) perumahan dan pemukiman, tranportasi, pendidikan, air minum dan sanitasi.
Usai dibuka oleh  Kepala Bappeda Kampar Azwan, maka sosialisasi dilanjutkan dengan  teknis pengusulan DAK dalam  Aplikasi e-Planning oleh Kasubbid Perencanaan Bappeda Yusdiyen Hadinata dibantu staf Zaki Helmi. Kepada peserta dijelaskan bagaimana praktek dan alur  pengusulan DAK melalui aplikasi e-planning dimaksud.

Selanjutnya dilakukan tanya  jawab. Banyak pertanyaan yang disampaikan peserta terkait teknis pengusulan tersebut. Semua pertanyaan dijawab secara gamblang oleh Yusdiyen.

Redaktur:Unandra

Filed in: Infotainment, PKRI News

Comments are closed.