3:25 am - Thursday August 22, 2019

*BATAM Tak perlu promosi jauh ke negeri China ((karena letak Kota Batam sangat strategis,*❗

PKRI Investigasi – KEPRI,  BATAM. Terletak pada posisi Segitiga Emas, *Kepala BP Batam, tidak perlu sibuk cari investor, sampai promosi  ke ujung  dunia..* tokoh pemuda batam mengatakan bahwa batam adalah daerah potensi sejak masa nyat ladies, dan batam sudah jaya kala itu, kini batam harus berbenah ungkap Totop Troitua ST.

Bagaimana investor mau masuk ke Batam jika kepastian hukum tidak jelas, lahan tumpang tindih, dan banyaknya lahan terbengkalai alias mangkrak alias tidak produktif, alias tidur❗🤣 sejak dibentuknya BP maka batam menjadi dua kepemimpinan dan sistematis ini tidak menjadikan batam semakin loyo, sudah saatnya pemerintahaan kota batam Dan BP lebih melihat keluhan Masyarakat daerah agar lebih dekat dan menjadikan Masyarakat mampu menyampaikan keluhan keluhan mereka sehinggan Masyarakat dapat menerima Investor yang berinvestasi di Kota Batam.

*Jika kepastian hukum jelas, lahan tersedia dan tidak bermasalah serta infrastructure mendukung,* investor akan datang dengan sendirinya. Ungkap Totop Troitua ST.

*Ini Juga jawaban atas keluhan Presiden RI atas lesunya investor masuk ke Indonesia* ⁉

So,, Saran kami kepada kepala BP Batam, *Selesaikan dulu kasus lahan, siapkan lahan kosong (tarik lahan yang tidak produktif..* jika lahan sudah matang dalam wacana kedepan didalam penyusunan RT RW kegunaannya lahan bagi investor yang menjanjikan.

Jika anda tidak lakukan Hal tersebut, tidak Ada gunanya anda promosi ke mana Mana. *Wong investor yang ada sekarang saja Investornya lagi *Resah dan gelisah* akibat lahan tumpang tindih (berkasus. Kepastian hukum tidak jelas ❗

*Catatan,*
Masih ada pihak yang tidak percaya adanya lahan yang tumpang tindih *((1 lokasi bisa double UWTO* ⁉salah satunya  adalah * …..!?*, 😭🤣

👇👉Salah Satu contoh lahan tumpang tindih (double UWTO ⁉ apakah antena KPK signalnya lemah jika terkait lahan !?? Entah lah, yang pasti KPK pun dibutuhkan dalam hal ini dan jika diam jika sudah bicara lahan maka apa yang harus dilakukan !?

Red Zainal/Awaludin Penara.

Filed in: Investigasi PKRI

Comments are closed.