POLSUSWASKIANA – DKI. Bantuan sosial (Baksos) untuk UMKM di Jakarta Utara! Baru-baru ini, HMNS to Humans dan Rumah Zakat menyalurkan bantuan kepada 72 keluarga pelaku UMKM di Jakarta Utara. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas UMKM dan membantu mereka mengembangkan usahanya.
Selain itu, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta juga aktif dalam mendukung UMKM melalui program Jakpreneur, yang telah membina 1.452 UMKM hingga akhir 2024. Program ini meliputi pelatihan, perizinan, pemasaran, dan fasilitasi permodalan.
- Beberapa kegiatan yang dilakukan untuk mendukung UMKM di Jakarta Utara antara lain:
- *Pelatihan Kewirausahaan*: Pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pelaku UMKM.
- *Kurasi Produk*: Kurasi produk UMKM untuk meningkatkan kualitas dan mutu produk.
- *Bazar UMKM*: Bazar untuk mempromosikan produk UMKM dan meningkatkan penjualan.
- *Fasilitasi Perizinan*: Bantuan untuk memperoleh perizinan dan legalitas usaha.
Dinsos DKI Jakarta juga bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Provinsi DKI Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, dan lembaga lainnya, untuk mendukung pengembangan UMKM.
Hingga saat ini terlihat masih belum cukup bagi pelaku UMKM. Diharapkan juga mampu menyerap UMKM baru dan mendapatkan pembina serta pemberian bantuan modal usaha.
- Jakpreneur: Wadah utama bagi UMKM DKI Jakarta untuk mendaftar, mendapatkan pelatihan, pendampingan, perizinan, dan akses pemasaran.
- Dinas PPKUKM DKI Jakarta: Dinas terkait yang mengurusi pengembangan UMKM, menyelenggarakan pameran, serta menyusun regulasi pendukung.
- Pameran & Promosi: Sering diadakan event seperti JAKCRAFT dan JITEX untuk mempromosikan produk lokal dan UKM siap ekspor.
- Kolaborasi: Adanya kerjasama dengan Kadin DKI Jakarta dan pihak swasta untuk memperkuat ekosistem usaha.
- Peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan business matching.
- Festival kemudahan perlindungan usaha mikro.
- Optimalisasi UMKM binaan di area wisata (contoh: Kota Tua).
Dinas PPKUKM +3
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Wakil Gubernur, Rano Karno, menunjukkan perhatian besar terhadap UMKM. Mereka telah meluncurkan beberapa program untuk mendukung UMKM, seperti:
- *Pengembangan Kewirausahaan dan Terpadu*: Lebih dari 403 ribu pelaku UMKM telah tergabung dalam program ini.
- *Pameran Produk UMKM*: Pameran produk UMKM yang menampilkan fashion, kerajinan, kuliner, dan lain-lain.
- *Festival Kopi-Cokelat-Teh*: Festival yang mempromosikan produk lokal.
- *Business Matching*: Memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan inklusif dan digital banking.
Gubernur Pramono Anung juga langsung turun ke lapangan untuk merespons keluhan pedagang dan pelaku UMKM di Blok M terkait kenaikan tarif kios sepihak. Ia mempertimbangkan skala usaha dan kemampuan pedagang, serta mengusulkan kuota khusus bagi UMKM lokal di ruang-ruang komersial milik Pemprov DKI.
Wakil Gubernur Rano Karno juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemprov DKI dan BI untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkelanjutan.
Pewarta/Roni12

