2:15 pm - Wednesday November 22, 2017

Bisnis Pembangunan Penajam Paser Utara Investasi Rusia 50Triliyun Rupiah “Woow”

Woow,…… Rusia Investasi Dana Sebesar 50 Triliyun Untuk Pembangunan Rel Kereta Api. 

Rencana Pembangunan Kawasan Industrial Balimung Penajam Paser Utara.

                 Rencana Pembangunan Kawasan Industrial Balimung Penajam Paser Utara.

PKRI Investigasi – PPU. Infrastruktur di Kabupaten Penajam Paser Utara, Merupakan Salah Satu Monumental Untuk Kemajuan Indonesia dan Merupakan Kebanggaan Tersendiri Bagi Kabupaten Penajam Paser Utara

Perencanaan Pembangunan Teknopark, Kawasan Industrial Buluminung kini tengah dikeerjakan, Perusahaan Kereta Api Borneo (KAB) yang merupakan perusahaan patungan Rusia – Indonesia menginvestasikan dana senilai Rp 50 triliun mengerjakan proyek pembangunan tersebut di Penajam Paser Utara.

Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ yang menghadiri rapat koordinasi tersebut mengatakan, pemerintah setempat menyambut baik dan memberikan dukungan terhadap kegiatan “ground breaking” KIB tersebut. “Kegiatan ‘ground breaking’ itu merupakan kegiatan monumental untuk kemajuan dan suatu kebangaan tersendiri bagi Kabupaten Penajam Paser Utara,” ungkap Mustaqim.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan “ground breaking” atau penggalian pondasi bangunan sebagai tahap dimulainya pembangunan Kawasan Industri Buluminung (KIB) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Di dalam Kawasan Industri Buluminung akan terdapat “Technopark” beserta infrastruktur dan fasilitas penunjang “Railway” PT Kereta Api Borneo seperti disampaikan pada rapat koordinasi pematangan agenda “ground breaking” di Ruang Tepian 1 lantai 2 Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda, Selasa.

Dalam Kunjungan Kerja Investigasi Team ke Penajam Paser Utara, tampak Pembangunan perubahan jalan kelas I Penajam – Grogot yang berada tepat di depan Kantor DPRD Penajam. hal ini membuktikan perubahan Kota Kabupaten Penajam ditahun 2016.

Team Investigasi.

Filed in: Ekonomi Bisnis, Investigasi PKRI

Comments are closed.