12:27 am - Thursday March 21, 2019

*BUPATI BANDUNG BARAT AA UMBARA SUTISNA RESMIKAN RUTILAHU DI CIPATAT*

Bandung Barat, Jabar. RADAR PKRI,- , Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengetuk hati nurani pengusaha yang ada di Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk berkontribusi dalam merehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu). Jika harus mengandalkan dana luncuran dari APBD KBB, dibutuhkan waktu yang lama untuk dapat menuntaskan seluruh rutilahu di KBB yang jumlahnya mencapai 22 ribu unit.

“Saya mengetuk para pengusaha untuk dapat memberikan bantuan CSR-nya bagi program bedah rumah ini,” kata Aa Umbara saat melakukan kunjungan kerja ‘Ngariksa Lembur’ ke Desa Ciptaharja Kecamatan Cipatat Rabu (12/12/2018).

Pada kegiatan ini, Aa Umbara meninjau pelaksanaan program bedah rumah Bapak Darya (55) di Kp. Pasirborondong Rt 06 Rw 01Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat Dia mengakui, dari jumlah rutilahu sebanyak 22 ribu unit, semuanya masuk kategori darurat yang harus mendapatkan penanganan segera. Oleh sebab itu, dibutuhkan cara dan strategis khusus untuk menanggulanginya.

Untuk menangani permasalahan ini, dirinya berbicara jujur dan terbuka jika mengandalkan APBD maka tidak akan bisa. Sebab, anggaran yang dibutuhkan cukup besar, sementara pemerintah dalam postur APBD juga harus memperhatikan pos pembangunan lain. Sehingga, dibutuhkan kontribusi positif dari seluruh elemen agar permasalahan ini bisa diselesaikan demi kesejahteraan masyarakat KBB.

Dirinya mengimbau dan mengetuk hati nurani para pengusaha untuk turut membantu dan berkontribusi dalam meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat KBB melalui program bedah rumah yang kini tengah digalakkan. Banyak celah yang bisa diberikan pihak swasta untuk program ini. Salah satunya program CSR dari seluruh perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan sekitar.

“Kalau saja CSR pihak swasta yang ada di KBB sebagian kecilnya diperuntukkan untuk program bedah rumah ini, maka dalam dua sampai tiga tahun ke depan dipastikan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di dalam rumah yang reyod,” ungkapnya.

Pada program ‘Ngariksa Lembur’ ini, selain memantau pelaksanaan program bedah rumah, Aa Umbara juga memperingati hari anak Nasional di halaman Kantor Kecamatan Cipatat Juga dilakukan temu wicara dengan.

Melalui program-program itu, Aa Umbara berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai upaya kerja sama lintas sektor termasuk perhatian dari para anggota DPRD di wilayahnya masing-masing.
***(iki)

Filed in: Investigasi PKRI

Comments are closed.