11:39 am - Saturday November 18, 2017

Bupati: ” Banyak Program belum Tersampaikan Dan Belum Tepat Sasaran”

Bupati:

Bupati Kampar Jefry Noer jelaskan soal biogas yang dihasilkan dari kotoran sapi pada masyarakat desa Kecamatan Siak Hulu ketika silaturahmi dan peninjauan lahan RTMPE Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu ,30-4)

Kampar- Salah satu kerisauan Bupati Kampar Jefry Noer, karena telah memasuki tahun keempat kepemimpinanya menjadi Bupati, belum dirasakan peningkatan perekonomian. Banyak program telah diluncurkan Pemerintah Daerah yang belum tersampaikan dan tidak tepat sasaran, masyarakat belum memahami tujuan program diciptakan.

Hal ini disampaikan Bupati ketika menerima kunjungan perwakilan 4 Desa yakni Desa Kubang Jaya, Desa Teratak Buluh, Desa Lubuk Siam dan Desa Tanah Merah serta Dubalang Tingkat Desa ke lokasi Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) untuk silaturahmi dan melihat langsung program RTMPE di Kecamatan Siak Hulu, Sabtu (30-4).

Dijelaskan Bupati seperti program bantuan pakain gratis untuk anak SD yang tidak mampu, bantuan Raskin (Beras Miskin), bantuan langsung, hingga dana bergulir juga telah disalurkan.

Selain itu ada juga program pertanian, perkebunan dan pertanian yang digesa pemda termasuk untuk kaum wanita dengan program pelatihan jahit menjahit, kenyataannya masih belum tepat sasaran, banyak yang tidak diterima kepada yang berhak”.  Ungkap Bupati.

Ada juga program meningkatkan Akhlak dan moral, Pemda telah meluncurkan Perda maghrib mengaji, manfaatnya untuk menangkal peredaran narkoba yang selama ini merajalela di Kabupaten Kampar juga kurang berjalan, ujarnya.

“Penyampaian Program pembangunan Pemerintah memang harus tersampaikan dari tingkat bawah, mulai dari Rukun Warga (RW), Rukun Tetangga (RT)  hingga Kepala Dusun dan Kepala Desa. “

Lebih jauh Bupati menjelaskan tujuan silaturahmi adalah untuk menyatukan Visi dan Misi Kabupaten Kampar untuk terbebaskan dari tiga Zero yang disampaikan secara langsung pada masyarakat Desa dan melalui perwakilan aparatur Desa masing-masing.

Ditambahkan Bupati berkenaan program terbarukan Pemda RTMPE, dilahan ini hanya 1000 meter saja, kalau di olah dengan maksimal dapat menghasilkan uang puluhan juta perbulannya, ada peternakan sapi sebanyak enam ekor mampu menghasilkan urine untuk dibuat pupuk cair dan dijual yang mampu memberi penghasilan puluhan juta perbulannya.

Selain urine juga dari kotoran padat dapat dihasilkan biogas untuk sumber energi listrik dan memasak dengan kompor gas dan bisa juga dijual gasnya, ada peternakan ayam petelur hingga seratusan ekor dan mampu menghasilkan telur 50 samapai 70 butir perhari dan telur itu selain untuk di jual juga dapat di tetaskan untuk anakan, ada perikanan, pertanian.

Belum lagi dari penggemukan ayam petelur kalau sudah enam bulan saja di pelihara dan anakan sapi kalau sudah tiga tahun saja dipelihara, kan sudah banyak anaknya,kata Bupati. (Kamparkab/Unandra)

Filed in: Ekonomi Bisnis

Comments are closed.