3:40 pm - Wednesday October 24, 5077

DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN, PEMERINTAH HARUS MENGKAJI DAMPAK LINGKUNGAN.

LIMAPULUHKOTA-SUMBAR. PembangunanĀ infrastruktur jalan untuk kelancaran akses masyarakat dalam menjalankan kegiatan maupun aktivitas rutin adalah bentukkan dari kerja oemebangunp pemerintah daerah dalam hal pasilitas unum. Namun pelaksanaannya kadang menimbulkan polemik yang dapat menggangu aktifitas warga, seperti peningkatan mutu jalan.

Hal demikian dalam pantauan Tim Investigasi Radar PKRI CADSENA di jalan raya Mungka Kec Mungka Kab. Limapuluh Kota Sumbar, Selasa ( 9/10 ) menemukan proyek jalan poros tanpa adanya alat petunjuk (plang proyek) tentang kegiatan tersebut.

Di tempat terpisah, IRWIN IDRUS dari Komisi B DPRD Limapuluh Kota dari partai Gerindra ini merasa heran dengan beberapa kegiatan di bawah naungan Dinas PU dan Penataan Ruang Kab. Limapuluh Kota.

Dalam pelaksanaan kegiatan, di sepanjang jalan raya yang dijadikan objek, apakah sudah ada pengkajian damoak dari analisa akan llingkungan yang dapat meresahkan warga dalam hal ini Terkait pembangunan saluran pembuangan air apakah sudah layak ?.

Dari panyaian team yang mendapatkan temuan, dimana apabila di musim hujan genangan air selalu berada di badan jalan, sehingga membentuk genangan dan dampak terjadinya erosi Benton. Hal ini tentu otomatis akan menurunkan nilai kekuatan aspal yang terkena dampak.

Apakah setiap Pemkab Limapuluh Kota selalu terfokus ke jalan itu juga, padahal masih banyak jalan yang tersebar di tiap kecamatan yang harus di perbaiki, misalnya jalan raya sungai beringin menuju piobang dan piobang menuju bukit apit.

Kalau saya urai lebih rinci, masih banyak lagi yang sudah parah dan butuh keseriusan Pemkab Limapuluh Kota. Imbuh Irwin Idrus.

Ketika Tim Investigasi Radar PKRI CADSENA melaksanakan konfirmasi kepada Kepala Dinas PU PR Yunire Yunirman, ST di Kantor nya, Tim Investigasi tidak dapat melaksanakan konfirmasi, sehubungan dengan adanya kegiatan Kepala Dinas ucap stafnya. Mengamati dengan kondisi riil di lapangan, warga yang memiliki tempat tinggal maupun tempat usaha di sepanjang jalan raya Mungka tersebut, mereka merasa sudah tidak nyaman lagi dengan kondisi seperti ini, apalagi dalam beberapa hari ini daerah tersebut intensitas hujan nya cukup tinggi.

red-mardianto.

Filed in: Investigasi PKRI

Comments are closed.