3:11 pm - Tuesday November 24, 5964

“Dirgahayu Desa Balida ke 196 Tahun, Di meriahkan Dengan pesta Budaya”

Penerus Perintis JABAR, Majalengka.D alam rangka memeriahkan hari ulang tahun yang ke 196 Desa Balida, kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka dihadiri oleh beberapa Muspika di Kecamatan Dawuan. Kepala Desa, Sekretaris dan beberapa tokoh masyarakat bersepakat pesta Hari Ulang Tahun Desa Balida jatuh pada tanggal 11 juli. Karena di desa Balida menurut alur cerita bahwa Raja sampai waktu 20 hari lamanya tak kunjung datang. Maka sehubungan patih sudah lama menunggu Bali (dalam bahasa sunda) tersebut, sementara perbekalan sudah tidak ada sehingga dia kelaparan. Maka sambil memegang Bali tersebut Patih berkata dalam bahasa sunda ” Gusti… Mugi ulah janten bendu galih, ieu Bali di teda ku kawula margi kawula lapar. ” (Gusti… Semoga tidak menjadi marah ini ketuban saya makan). Maka terjadilah Balida asal dari kata Bali dan Teda atau Bali di makan. Menurut cerita lahirnya kejadian tersebut adalah pada hari senin, tanggal 11 Juli 1821 masehi. Dan maksud dan tujuan acara tersebut adalah guna mempererat tali silahturahmi antar warga di desa Balida dan mengembalikan tradisi desa. Acara ini memiliki motto “Desa Balida Bersama Membangun”.

Dan dimeriahkan berbagai acara lomba Kreasi,Pesta kembang api, dan pesta budaya yang di ikuti oleh setiap RW yang ada di Desa Balida, kec.Dawuan Kab. Majalengka. Selasa(11/07/2017).

“Acara lomba Kreasi Budaya tingkat RW yang di lakukan dengan cara Pawai Budaya keliling Desa.Dimana acara ulang tahun Desa Balida ini,yang sebelumnya pernah Vakum. Dan sekarang kami hidupkan kembali yang sudah menjadi tradisi di desa kami, ujar pak E. Muhamad selaku Sekdes Balida.

“Acara tersebut di sambut meriah oleh Masyarakat Desa Balida,kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Menurut pak Adi, salah satu warga Desa Balida, saat di temui oleh wartawan kami di lokasi mengatakan, “saya bangga terhadap sosok seorang pemimpin desa yang bisa mengemban amanah masyarakatnya. Dengan terselenggaranya acara ulang tahun Desa Balida, kami harap kedepannya desa ini lebih maju,” ungkapnya.

Di Tempat terpisah, Sekretaris Desa Balida E. Muhamad mengatakan, “acara  Lomba tersebut dalam rangka memeriahkan ulang tahun Desa Gadeng Sari yang biasa di sebut selamatan desa acara tersebut tidak lain hanya menjaga keharmonisan dan silahturahmi masyarakat,” imbuhnya.

Dalam pantauan wartawan kami di lapangan, bahwa acara tersebut aman dan kondusif. (Fito)

Filed in: Infotainment

Comments are closed.