8:25 pm - Saturday October 20, 2018

EDUARD MINTA PROPAM SEGERA TINDAK LANJUTI KASUS DUGAAN SALAH TANGKAP INI

PKRI INVESTGASI KEPRI – BATAM.  Selaku pengacara , Eduard Kamaleng SH, meminta kepada pihak Propam Polda Kepri, untuk sesegera mungkin menindak lanjuti laporan atas kasus dugaan oknum anggota Polri berinisial DN dan kawan – kawan, yang di perbantukan di Polsek Batuaji, Polresta Barelang.

Kasus dengan wujud Perbuatan di duga salah tangkap dari tindak pidana dan terjadi kekerasan fisik terhadap seorang laki – laki berinisial FBG dengan usia 23 tahun itu, mengakibatkan luka – luka pada tubuh FBG.

” Selaku orang yang di beri kuasa oleh FBG, saya meminta pihak Propam Polda Kepri untuk segera menindak lanjuti kasus dugaan salah tangkap yang mengakibatkan luka – luka di tubuh FBG. ” Tegas Eduard di kantornya pada hari Sabtu / 4 Agustus 2018.

Disampaikan selanjutnya oleh Edward , bahwasanya, dalam perilaknya itu, oknum DN dan kawan – kawannya telah merugikan pihak FBG. Bukan saja kerugian fisik saja p, namun juga kerugian psikis dan juga material.

” Ya lah , itu saya punya klien, tidak hanya mengalami kerugian fisik saja yang babak belur luka – luka, tapi juga kerugian lainnya. Lesbian psikis dan juga material. ” Tambah Eduard yang terkenal suka membela rakyat kecil itu.

” Klien saya juga sempat mengalami sedikit gangguan jiwa juga lho, sempat merasa trauma, jiwanya menjadi tidak tenang, terus saja teringat akan kejadian yang dilakukan oknum DN dan kawan – kawannya. Kalo sudah begini, suka yang rugi jadinya. Tentu saja klien saya kan. ” Lanjut Eduard setengah bertanya.

Eduard mengaku pihaknya telah di beri kuasa untuk mendampingi membuat laporan kepolisian dan mengadakan pembelaan selaku penasehat hukum di kepolisian RI, Dan Polda Kepri guna di buatkan pengaduan atau laporan polisi tentang kasus dugaan salah tangkap tersebut di atas.

” Pokoknya, sekali lagi, saya minta kepada pihak Propam untuk secepatnya menindak lanjuti laporan kasus ini. Dan saya menunggu gerak cepat daripada pihak kepolisian ini. Polisi itu harus mengayomi masyarakat, bukan main hakim sendiri sehingga merugikan masyarakat, seperti yang telah di lakukan oleh DN dan kawan – Kawannya tadi. Bukan mengayomi itu namanya, tapi malah menghancurkan masyarakat. ” Tegas Eduard.

( Ndoro ).

Filed in: Hukum Kriminal

Comments are closed.