3:37 pm - Saturday September 21, 0909

Driver Taxi Online Kota Medan “Demo Pemimpin Daerahnya”. Minta Kejelasan dan Sebut Usaha Taxi Online Sah.

RADAR PKRI SUMUT, MEDAN. Aksi demo tolak Permen Hub 108. Pekerja Taksi online mendemo kantor walikota medan. Tujuan mereka untuk memintak keterangan atas perda walikota medan akan keberadaan Taxi Online dan Ancaman apa yang telah menjadikan keburukan pada sistem pemerintahan kota medan sehingga dikeluarkan seruan Tolak Taxi Online atau Hapus keberadaan Taxi Online dimaksud.

Aksi demo menuntun walikota Medan atas ucapannya yang mau mencabut SIM supir Online apabila tidak memenuhi 3 hal antara lain. 1. Harus dibawah badan hukum 2. harus uji kir 3. memiliki SIM A Umum.

Taksi Online menolak semua pernyataan Walikota Eldin sebab Permenhub 108 masih dalam gugatan di Mahkamah Konstitusi.

Aksi mengangkat SIM dan melempar di lakukan di dalam aksi ini atas kekecewaan pengujuk rasa di depan kantor walikota medan (14/2) pukul 11.00. diketahui bahwa SIM adalah syarat utama pengangkatan para driver yang mendaftarkan ditambah memiliki SKCK dan Badan Hukum adalah kewajiban awal pihak pengusaha pengelola Taxi Online dalam pengurusan kewajiba izin dan perizinan ungkap Agung yang merupakan Kabiro RADAR PKRI Kota Medan kepada Redaksi.

Warga juga masyarakat yang ada disekitar daerah tersebut merasa kecewa jika taxi online digagalkan, sebab keberadaanya cukup membantu khususnya dalam hal privacy penumpang. dan dikatakan bahwa jika syarat yang memenuhi dimaksud dalah KIR, maka pihak pengelolah juga mesti mendukung jalannya pemerintahan yang baik dan benar, kan ada yang mengawasi dalam penggunaan pendapatan daerah dimasuk ketus Pangab.***APC.

 

Filed in: Uncategorized

Comments are closed.