8:20 pm - Tuesday November 20, 2018

Fenomena Tiang Bendera

mabes pers pkri
Head line news
*FENOMENA
TIANG BENDERA

TIANG BENDERA, sedianya adalah khusus tempat mengibarkan bendera, tetapi yang kali ini khusus pembahasannya tempat mengibarkan bendera lambang Bangsa dan Negara.
Tempat tegak berdiri tiang bendera biasanya di halaman depan sekolah sekolah, kantor kantor pemerintah, BUMN BUMN dan Instansi instansi resmi lainnya.
Sebuah FENOMENA yang cukup menggelitik nilai nilai NASIONALISME rasa ikhlas kecintaan pada BANGSA dan NEGERI TUMPAH DARAH KITA INDONESIA TERCINTA ini, bagaimana para anak anak bangsa, pecinta alam, pendaki gunung, terlepas dari komunitas apapun atribut mereka tetapi dengan disertai sukacita kebanggaan pada negeri tumpah darahnya, dipastikan akan mengibarkan bendera merah putih dipuncak gunung tinggi yang berhasil didakinya, kemudian menancapkan menggunakan tiang bendera seadanya yang ada mereka bawa serta.
Suatu pemandangan IRONIS yang adakalanya lolos dari perhatian fikir kita.
Hampir pada sepanjang jalan disetiap tempat pemukiman yang pemiliknya mengaku juga sebagai anak bangsa ini dan mereka adalah tergolong orang orang berada mampu secara ekonomis, pun juga terlepas dari golongan mana asalnya, dibalik pagar kokoh tidak jarang bernuansa art tinggi, pada halaman rumah megah mewah tetapi ada terdapat diantaranya yang lupa dan bisa mungkin melupakan membuat pula sebentuk TIANG BENDERA yang juga kokoh dan megah terbuat dari bahan tahan cuaca dan karosi, guna tempat berkibarnya Sang Saka MERAH PUTIH.
Adakalanya juga kita menyaksikan, bendera yang dikibarkan hanya berukuran seadaanya terikat pada sebatang bambu usang bekas jemuran, itupun hanya dipasang dipagar diikat seperlunya menggunakan tali rafia bekas. Mari sempatkan membayangkan, andai bendera Merah Putih berukuran besar berkibar terikat pada sebatang tiang kokoh terbuat dari bahan stainlees still, berjajar disetiap halaman rumah mereka, putih mengkilap, betapa lengkap perpaduan keindahan antara kemewahan dan kecintaannya sebagai bahagian dari pemilik Negeri ini.
Beralih mengamati berkibarnya Sang Saka Merah Putih ditempat lain, diperkampungan, dipedesaan. Disana masih dapat disaksikan nilai nilai kebangsaan rasa NASIONALISME yang tinggi walaupun ada diantaranya sedikit tergerus, itupun dikarenakan oleh beban perjalanan kehidupan mereka.

Terpulang pada deretan deretan rumah megah dan mewah disepanjang jalan perkotaan, apakah diperlukan semacam aturan yang mengikat bakhwa setiap Izin Mendirikan Bangunan (IMB) disertai pula aturan kewajiban mendirikan TIANG BENDERA berstandard tertentu ?
Itu tidak penting ! Dan tidak diperlukan !
KESADARAN BAGI SETIAP WARGA NEGARA MENCINTAI NEGERINYA, dimulai dari hal yang terfikir dan terlihat remeh temeh dengan membuat TIANG BENDERA DIHALAMAN RUMAH MEREKA secara baik benar dan sempurna, jauh lebih bermanfaat daripada dilaksanskan dengan terpaksa dan diikat oleh suatu aturan.
Semoga.

catatan sepanjang Agustus 2018.
*** red pel ($).

Filed in: PKRI News

Comments are closed.