3:01 pm - Thursday December 14, 2017

GUSTI RAIZAL :  LHO INI BUKAN GAMBAR PALU ARIT, BUKAN LAH ! ! ! !

Gusti Rizal “isu terkait uang baru 2016 yang di kira”

PKRI Investiagasi – Kota BATAM. Berbagai berita Hoax berkembang di tengah – tengah sebagian warga masyarakat Indonesia, tidak terkecuali Batam maupun Kepri, terkait pengeluaran dan pengedaran Uang Rupiah tahun Emisi 2016 lalu.

Salah satunya adalah Ribut – ribut atau isu terkait uang baru 2016 yang di kira banyak orang terdapat gambar palu arit, yang masih sering terdengar akhir – akhir ini. Dan Memunculkan berbagai pandangan juga pendapat.

Dimana Pandangan tersebut tidak lah benar adanya. Pandangan juga pendapat tidak benar tersebut, di nyatakan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulaun Riau, Cabang Batam, Gusti Raizal Eka Putra.

” Wah semua itu salah, itu bukan gambar palu arit, bukan lah. Tapi itu merupakan Logo dari BI atau Bank Indonesia. ” Tegas Gusti usai Acara Sosialisasi tentang Ciri Uang Rupiah Tahun Emisi 2016, pada hari Selasa / 14 Februari 2017.

Disampaikan oleh Gusti selanjutnya bahwa : Dirinya berharap kepada warga masyarakat semuanya untuk tidak mengkait – kaitkan Logo tersebut sebagai lambang palu arit. Tidak ada maksud BI ke arah sana.

” Saya berharap masyarakat tidak mengkaitkan gambar tersebut sebagai gambar palu arit. Itu hanya persepsi saja. Tidak ada BI itu arah kesana.  Tidak ada. ” Kata Gusti di Gedung Lantai 3 BI tempat di gelarnya acara.

” Itu merupakan Rectoverso atau gambar saling Isi atau See – Through Register, yaitu : suatu unsur pengaman pada uang kertas yang di buat dengan tehnik cetak khusus, dimana sebuah gambar akan terlihat seperti ornamen yang tidak beraturan, baik di lihat di bagian depan atau belakang, namun apabila di terawang akan membentuk sebuah gambar yang utuh. ” Jelas Gusti.

” Nampaknya banyak yang ternyata salah paham. Rectoverso di tujukan untuk mempersulit emalsuan dengan menggunakan tehnik cetak yang memiliki akurasi yang sangat tinggi ( Presisi ). ” Lanjut Gusti lagi.

Di gunakan oleh Bank Indonesia sejak Tahun 1993. Jika di terawang, dua gambar yang berbeda akan membentuk Lambang / Logo BI ( singkatan dari Bank Indonesia ). ” Tambah Gusti mengakhiri penjelasannya. ( Ndoro ).

Filed in: Hukum Kriminal

Comments are closed.