8:00 pm - Saturday September 23, 2017

Jalan Bubur Yang Tak Kunjung Diolah, Kini Akan Kejar Tayang Bersama Dua Kontraktor Pemenang Tendernya.

Jalan Bubur Yang Tak Kunjung Diolah, Kini Akan Kejar Tayang Bersama Dua Kontraktor Pemenang Tendernya.!!!

Jalan Bubur Yang Tak Kunjung Diolah, Kini Akan Kejar Tayang Bersama Dua Kontraktor Pemenang Tendernya.

MSPK CADSENA KALTIM, PPU. Jalan rusak yang ada di Kilometer 38 hingga Petung segera mendapat perbaikan. Dana Alokasi Khusus (DAK) lebih dari Rp 20 miliar dikucurkan untuk perbaikan “jalan bubur” yang panjangnya sekira 105 kilometer, yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kucuran anggaran sekira Rp 21,7 miliar lebih dibagi atas dua paket pengerjaan. Paket pertama, yakni Peningkatan Jalan Sepaku – Petung mendapat alokasi dana sebesar Rp 10,8 miliar. Sedangkan paket kedua, peningkatan jalan Km 38- Semoi- Sepaku mendapat kucuran sekira Rp 10,9 miliar.  Seperti yang dilansir dari laman http://lpse/kaltimprov.go.id lelang dua paket pengerjaan tersebut telah dilakukan pada 21 Maret hingga 3 April 2017.

Jalan Bubur Yang Tak Kunjung Diolah, Kini Akan Kejar Tayang Bersama Dua Kontraktor Pemenang Tendernya.

Kontraktor yang memenangkan lelang pengerjaan sudah ditetapkan. Untuk paket peningkatan jalan Sepaku – Petung bakal dikerjakan oleh PT Dimensi Bintang Surya, perusahaan yang diketahui beralamat di Jalan D. Maninjau No.75123, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Kota Samarinda. Sementara itu, paket Peningkatan Jalan Kilometer 38 – Semoi – Sepaku akan dikerjakan oleh PT Imanuel Karya Perkasa, yang diketahui beralamat di Jalan Omega RT 3 Nomor 1, Kelurahan Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan. “Dengan dana yang jumlahnya Rp 20 miliar itu, kita tahu sangat minim. Oleh karena itu, kami minta ke provinsi, untuk lebih memprioritaskan titik-titik jalan yang mengalami kerusakan,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU Alimuddin, kepada Kaltim Post, belum lama ini.

Proyek yang dikerjakan dengan paket pekerjaan ini, sudah memasuki tahapan masa sanggah hasil lelang. Untuk paket pengerjaan Peningkatan Jalan Sepaku hingga Petung, masa sanggah hasil lelangnya dimulai 22 hingga 26 April 2017 nanti. Jadwal yang sama dengan paket pengerjaan Peningkatan Jalan Kilometer 38 – Semoi – Sepaku. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan masih ada tahapan penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa mulai 27 April hingga 10 Mei 2017, baru Penandatanganan Kontrak pengerjaan paket peningkatan jalan pada 28 April hingga 10 Mei 2017. Kemungkinan kontraktor pemenang lelang, baru melakukan pengerjaan perbaikan di “Jalan Bubur” tersebut pada bulan depan. “Setelah proyek provinsi titik-titik, kami mengusulkan titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah, untuk di-rigid (pengerasan jalan dengan beton) terlebih dahulu. Mulai dari perbatasan Buluminung ke Riko, ada tujuh titik yang kami minta perbaiki,” terang dia.

Oleh karena itu, pihaknya telah minta kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim untuk melakukan perbaiki sementara, dengan menambal jalan-jalan berlubang dengan material yang ada di sekitar lokasi tersebut. Sebelum dilanjutkan dengan pengerjaan rigid. “Untuk perbaikan itu masuk dalam APBD Provinsi, sistemnya swakelola UPT Provinsi. Sama dengan UPT DPU PPU, ketika ada jalan rusak, ya diperbaiki oleh mereka,” sebut dia.Copy-Red KALTIMPOST.

Wartawan : Alex, Nurdin.

Filed in: Ekonomi Bisnis

Comments are closed.