3:01 pm - Tuesday October 17, 2017

JELANG PILGUB DAN PILKADA SERENTAK JABAR 2017.

MEDIA PKRI JABAR, BOGOR. Menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan di laksanakan secara langsung pada bulan Juni Tahun 2018.

Bersamaan dengan Pilkada Gubernur dan khusus di Jawa Barat Pilkada yang dilaksanakan 15 Kabupaten/Kota lainnya.

Ketika Bicara perhelatan politik sangat menarik sekali untuk diperbincangkan oleh karena itu pada suatu saat nanti akan menjadi obrolan atau makana di warung kopi.

Baik masyarakat kalangan bawah maupun atas
Media inspirasi mencoba menulusuri salah satu Balon Bupati yang berada didesa banjarwangi Ciawi Bogor,

Dia lahir dari masarakat biasa sebagai kepala desa sukses juga dibisnis usaha pribadi yaitu dibidang properti perumahan jadi tidak diragukan lagi hasil karya tangannya lembutnya bisa mengubah desa banjarwangi menjadi desa yang maju. Siapa dia klo bukan. H.Eman Sulaeman,SH Bakal calon Bupati kab bogor.
yang diusung oleh partai PDIP.

Dikatakan, Keluh kesah masarakat saya hapal betul apa yang menjadi kebutuhan terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

Apabila pemimpin mau konsen masarakat bisa maju jikalau edukasi dan dan kesehatan diperhatikan, hal inilah yang perlu dipikirkan oleh seorang pemimpin bagai mana budgeting pelaksanaan serta pengawasan untuk anggaran itu semua

Untuk itu,perlu diketahui aturan yang diterapkan oleh partai itu sendiri pilkada ini yang nantinya dilaksanakan serentak seindonesia 181,daerah yang melangsungkan pilkada itu,

Nah tentunya kalo biaya saksi dibebankan kepada partai itu sendiri saya kira akan kerepotan.

Sehingga pada uji kelayakan itu dimohon bantuan partisipasi setiap calon harus mampu menyediakan uang saku kecilnya 200. rebu kalau dikali jumlah tempat pemungutan suara (TPS). Klo kota sih kecil hanya 6 kecamatan klo kab.Bogor kan luas ada 8000 TPS. Kalikan 200 rebu saja sudah 1,6 M ini menurut perhitungan saya.

Kedua biaya sosialisasi kunjungan dari desa kedesalainnya sebanyak 417 desa anggaplah satu desa 2 juta kan ini semua perlu di perhitungkan. Cost perlu dipikirkan ini semua bukan untuk kepentingan saya kata kaheman nama panggilan.
tapi kepentingan masyarakat kab Bogor team sukses juga merasa bangga, bukan hanya karena duit 20 rebu akhirnya masarakat menyesal.

Saya berperinsip orang yang menjadi pendamping saya nantinya yaitu orang yang mempunyai akidahnya kuat kenapa saya pikirkan itu
Pertama, akan selalu mengingatkan diri saya agar terus amanah karena orang yang akan mencelakakan saya orang yang dekat bukannya orang lain.

Haji Eman juga berpesan pada masarakat kab bogor suara kita Cuma satu kepada siapa suara kita diberikan,tentunya harus paham betul sosok calon besok yang akan dipilih oleh kita.

Masing-masing calon silahkan nilai sendiri kurang dan lebihnya pasti ada,tinggal dilihat dari semua aspek baik kehidupan,akal,jiwanya serta SDM tentunya.

kehidupannya itu harus jelas klo misalkan salah memilih jangan salahkan klo menyesal dimasa yang akan datang.(Rohan)

Filed in: Liputan Politik

Comments are closed.