11:42 am - Saturday November 18, 2017

Perkumpulan Penerus Kemerdekaan MB PKRI CADSENA adalah Bukan PKRI Abal Abal, Terdaftar AHU dan Berbadan Hukum.

Pendiri dan Pengawas Perkumpulan Penerus Kemerdekaan Republik Indonesia LAKSMA PURN TNI-AL Drs Bonar Leo Simangunsong M.Sc.

PERS PKRI CADSENA JATIM, Kediri. Semangat Kaum muda adalah wujud nyata gaung jiwa jiwa pemuda pemudi yang siap dan gagah berani dalam ungkap ekspresi juga berkegiatan yang bermanfaat. ketus LAKSMA TNI AL Purnawirawan 93 yang juga Pengawas/Pendiri Perkumpulan Penerus Kemerdekaan Republik Indonesia. dengan badan hukum dan SK KEMENKUMHAM yang sah.

cerita buruk yang terjadi siang itu saat sekjend MAKO JATIM Yoni Hari Purwanto yang membawa dua orang personil yang juga merupakan anggota sayap Perkumpulan PKRI yang adalah Jurnalistik atau PERS ini harus menerima ocehan dan celotehan dari Kapten tersebut, dikatakan bahwa saat mereka akan melakukan pelaporan tugas keberadaan mereka ke KODIM 0809, mereka menerima wejangan yang menakutkan dari sang kapten. dikatakan bahwa apakah kalian sudan terdaftar di kesbangpol, apakah kalian tidak malu dengan organisasi ilegal kalian ini sambil memberikan Video Youtube tentang penangkapan anggota PKRI di Kupang.

kedua anggota yang shock akibat pertemuan dengan sang kapten dalam rangka pelaporan keberadaan tugas mereka di KODIM 0809 kediri.

Setelah kejadian itu Yoni dan dua rekannya kembali ke MAKO kantor JATIM yang menyampaikan kisah piluh mereka dalam kesertaan sebagai Anggota Perkumpulan ini kepada Agus Budianto yang merupakan Ketua untuk provinsi Jawa Timur, langsung Agus mendatangi kantor markas kodim dan bertanya mengapa pak kapten menyampaikan video rekaman kasus PKRI kupang yang sudah jelas bukan organisasi yang kami miliki, bukan kah ini pelanggaran kode etik dan wanprestasi yang bapak lakukan kepada anggota pengurus dan juga PERS PKRI yang merupakan sayap organisasi Perkumpulan Penerus Kemerdekaan Republik Indonesia.

lalu sang kapten bagus handoko mengatakan kok Penerus Kemerdekaan? jawab agus iya perkumpulan ini dinamakan Perkumpulan Penerus Kemerdekaan Republik Indonesia yang adalah tempat berkumpulnya para anak putra putri indonesia maupun cucu keturunan Veteran guna membentuk bangun ruang untuk menjadikan waktu kami yang menjadikan lebih bermanfaat, Kemudian jawab sang kapten Bagus Handoko “kan indonesia sudah merdeka.??

Hal ini yang juga menjadikan sang kapten bagus handoko tersebut sangat sangat tidak berwibawa dalam kepangkatan nya itu! dimana sang kapten bagus handoko mengatakan kan Indonesia sudah MERDEKA. namun Agus menjawab datar akan pertanyaan sang kapten yang memang seharusnya agus tidak perlu menjawab namun agus menyampaikan sedikit tinggi dengan nada apakah kalau sudah merdeka Pak Laksamana Pertama PUN TNI – AL Drs Bonar Leo Simangunsong M.Sc harus mengunakan bahasa inggris agar tidak terbaca Penerus Kemerdekaan yang artinya seakan indonesia tidak perlu menyatakan bentuk kemerdekaan atau rasa bangga putra putri indonesia akan kemerdekaan yang ada sehingga perlu menjadikan nama penerus kemerdekaan sebagai nama landasan perkumpulan ini, yang nota bone nya dikeluarkan oleh pejabat negara dan telah mendapatkan SK KEMENKUMHAM AHU.

lalu Agus menghindar pergi dan mengatakan bahwa Penerus Kemerdekaan tetap ada di Jawa Timur ataupun di Luas Wilayah Indonesia selagi keabsahan ini masih dikeluarkan oleh Kementerian terkait yakni KEMENKUMHAM dan berbadan hukum akte notaris resmi atau dikeluarkan oleh pejabat negara. ungkap nya. Dan kami sebagai penerus kemerdekaan memiliki maksud dan tujuan yang baik sebagaimana tertuang dalam akta notaris, juga tidak akan merasa bahwa kami tidak cinta TNI POLRI dan juga kami tidak merasa orang orang yang gagal dalam masuk menjadi TNI POLRI atau kata lain Gila Tentara. Red-Devif/Deefta.

Filed in: Uncategorized

Comments are closed.