5:55 pm - Saturday September 23, 2017

kebakaran hebat api melalap minyak mentah yang mempunyai gas sangat tinggi di area pengeboran manual

SUMUR BOR MINYAK BUMI MANUAL….. MENIMBUL KAN KORBAN JIWA !!! LAGI LAGI TERJADI DI MUSI BANYUASIN SUMSEL. TERUS MENERUS ADA KORBAN, BERULANG KALI KEJADIAN KEBAKARAN DI LOKASI BOR MANUAL MASYARAKAT MUSI BANYUASIN.

Kebakaran Hebat Api Melalap Minyak Mentah Yang Mempunyai Gas Sangat Tinggi di Area Pengeboran Manual.

RADAR PKRI – CADSENA – SUMSEL. MUBA. MENGERIKAN….!!!  TUBUH HANGUS TERBAKAR. Sabtu, 10/06/2017. Tepat nya di Desa Kemang Kecamatan Sanga Desa Musi banyuasin Sumsel. Pukul 17.00 waktu setempat,  mulai kebakaran hebat api melalap minyak mentah yang mempunyai gas sangat tinggi di area pengeboran manual masyarakat hingga api baru di padam kan pada pukul 22.00 waktu malam hari, Dengan sekitar dalam Kabupaten Musi banyuasin, pemadaman seadanya oleh masyarakat sekitar.

Hingga dari kejadian itu,  mengakibatkan kan satu orang jadi korban meninggal dunia di TKP.  (UDIN-50 th), tubuhnya hangus terbakar tidak dapat menyelamat kan diri,  korban tersebut pekerja dari pemilik Bor manual ( ALBAR-40 th). Yang kejadian pada saat itu di atas lahan milik warga Desa Keban 1, ( BASTARI -50 th).
Penyebab terjadi kebakaran yang hebat itu,  bermula api berasal dari mesin pompa penyedot air,  yang lagi aktif beroperasi untuk mengirim air ke alat Pengeboran manual yang sedang berkerja membuat lobang Bor guna mencari minyak bumi. Mesin itu mengeluar kan percikan kembang api yang menyambar minyak mentah di dekat mesin tersebut yang banyak mengandung Gas Bumi. Hingga kejadian tak terelak kan sangat berbahaya.
Sesaat kejadian berlangsung turun Petugas dari POLSEK Sanga Desa,  untuk mengamankan tempat kejadian guna penyelidikan lebih lanjut sesuai Undang undang yang berlaku. Namun kejadian seperti ini sudah sering terjadi pada tempat tempat area pengeboran manual milik masyarakat,  yang kerja nya tanpa di dukung dengan aturan pengamanan yang penting,  seperti pengeboran yang sering di lakukan pihak Pertamina.
Ketegasan dari unsur pihak Pemerintah selama ini tidak ada sanksi Hukum, untuk membuat warga efek jera dalam bertindak,  warga semata mata memikir kan uang besar yang menggiur kan. Pada Dasar Hukum sudah ada dan tinggal menjalan kan agar warga merasa takut untuk melanggar semua larangan Negara,  seperti UU No 22 tahun 2001, tentang MIGAS. Dan KUHP pasal 187. Dari Semua undang Undang itu sudah jelas membuat warga terjerat dalam Penjara,  karena ulah mereka melanggar Aturan aturan yang ada.  Kini semua pihak dari Pusat sampai daerah kalau perhatian dengan warga dan Bumi ini supaya tidak rusak wujud tanah dan tanam tubuh di sekeliling nya.
Hasil penemuan team PKRI di lapangan, Tidak ada larangan dari Pemerintah atas kegiatan melawan hukum yang di kerja kan masyarakat,  lokal maupun dari luar daerah yang ada di sekitar lahan minyak. Semoga kedepan pihak pihak terkait dapat bekerja Demi Negara dan Bangsa. (Aslam)
Filed in: Investigasi PKRI

Comments are closed.