3:08 pm - Thursday December 14, 2017

KEGIATAN SILATURAHMI KAPOLRES MALANG DENGAN TOGA & TOMAS JEMAAH MAJELIS MAULID WATTA’LIM RIYADHUL JANNAH BANTUR MALANG

KEGIATAN SILATURAHMI KAPOLRES MALANG DENGAN TOGA & TOMAS JEMAAH MAJELIS MAULID WATTA’LIM RIYADHUL JANNAH BANTUR MALANG

RADAR PKRI, Malang. KEGIATAN SILATURAHMI KAPOLRES MALANG DENGAN TOGA & TOMAS JEMAAH MAJELIS MAULID WATTA’LIM RIYADHUL JANNAH BANTUR MALANG.

Kapolres Malang melaksanakan Silaturahmi dan Pengajian Umum dengan Tokoh Agamq dan Tokoh Masyarakat Jamaah Maulid Riyadhul Jannah Ds Rejoyoso Kec Bantur. Pengajian Umum ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam / Hari Santri Nasional dan Haul Akbar bersama Majlis Maulid Watta’lim Riyadlul Jannah Kordes Rejoyoso di Ds. Rejoyoso Kec. Bantur Kab. Malang.

Acara ini di hadiri oleh Kapolres Malang, Wakapolres Malang, Kapolsek Rayon Bantur, KH Samsul Hadi (pimpinan ponpes Al Falah Bantur), KH Isnandar (Da’i Kamtibmas Turen), KH. Jupri Baidowi (Pimpinan Ponpes As Salam Rejoyoso), KH. Samsi (Pimpinan Ponpes Zainul Ulum Rejoyoso), Ust. Hasyim As’ari, Muspika Kec. Bantur. KH. Nur Buat (Ketua MWC NU Kec. Bantur), KH. Umar Ta’i (Toga Bantur), Ust. Choirul Anam (Toga Bantur)

Dalam acara ini Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung,SH,SIK,MSi berkesempatan menyampaikan sambutan, yang pertama Terimakasih atas dilaksanakannya kegiatan2 positif jamaah pengajian dan solawatan spt ini yg sekaligus sebagai kontrol sosial dan ajarkan generasi muda ttg kebaikan sehingga tidak ada niat untuk berbuat hal yg dapat ganggu kamtibmas

Kedua, 22 oktober diperingati sbg hari santri. Hal ini mengingat perjuangan para ulama kyai dan santri membela negara dari penjajah belanda dan sekutu yg ditandai dengan adanya resolusi jihad. Kalau dulu tantangannya adalah penjajahan, sekarang di era modern tantangan dan ancamannya lain. Ancaman bagi NKRI saat ini adalah konflik sosial, intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Saya berpesan kpd semua jemaah agar sadar akan ke 4 ancaman ini dan menjadi duta2 anti intoleransi/radikalisme/terorisme serta tidak mudah berkonflik.

Ketiga, Mulai awal tahun depan kita akan menyelenggarakan pesta demokrasi yaitu pemilihan gubernur. Saya berpesan agar mari saling jaga persatuan, tidak mudah terprovokasi hanya karena perbedaan pilihan. Bersama2 para ulama kyai kita dinginkan suasana dan sama2 turut serta menjaga kamtibmas yg kondusif khususnya di kec Bantur.Red~Eka/Rizeria.

Filed in: Infotainment

Comments are closed.