8:09 pm - Sunday December 16, 2018

Kemarau Panjang, Tujuh Desa Ini Masih Jadi Sasaran Dropping Air Bersih.

PATI – JATENG. Kemarau yang tak kunjung berlalu dan masih tingginya kebutuhan air bersih membuat warga di beberapa wilayah di Kabupaten Pati kebingungan. Itu terjadi karena air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari menjadi berkurang sumber mata airnya. Akibatnya permintaan dropping air bersih pun tak pernah surut bahkan bertambah.

Melihat hal itu, Bagian Humas Setda Pati bersama wartawan Pati yang tergabung dalam Forum Jurnalis Independen Pati (Forjip), baru-baru ini mengadakan kegiatan droping bantuan air bersih. Kegiatan bantuan air bersih ini menyasar 7 desa yaitu Desa Boloagung, Pesagi, Pasuruhan, Trimulyo, Srikaton, Slungkep, dan Sumbersari.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Humas Setda Kabupaten Pati Rasiman beserta Kasubbag Publikasi dan Dokumentasi Rizki Hermanu Saptonugroho.

Sementara itu, Ni’matur Rofi’ah salah satu warga Desa Boloagung mengungkapkan bahwa kekeringan yang dialami di desanya sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir. “Sumur-sumur mengerti”, imbuhnya.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, dirinya beserta warga sekitar mengaku harus membeli dan terkadang minta dari sumur tetangga yang masih ada airnya.

“Cukup susah dengan kondisi seperti ini Pak. Beruntung masih ada pihak-pihak yang memberi bantuan air bersih seperti ini”, ucap warga Boloagung ini.

Sementara itu, Kepala Desa Boloagung Sugito mengungkapkan bahwa kekeringan yang dialami warganya sudah berlangsung lama.

”Untuk memenuhi kebutuhan air bersih terutama untuk kebutuhan konsumsi memang warga harus membeli di depot-depot air bersih”,lanjut Sugito.

Pihaknya dan warga penerima bantuan pun mengungkapkan rasa terima kasih kepada bagian Humas Setda Pati beserta para wartawan, yang telah memberikan bantuan air bersih ini. (fn4 /FN /MK)

Filed in: Investigasi PKRI

Comments are closed.