3:29 pm - Tuesday June 19, 6542

Kepala Dinas Tata Kota dan Perumahan Kota Balikpapan Galakkan Sosialisasi Tentang Perizinan yang tertaut dengan Perizinan Bangunan.

Ir. I Ketut Astana,M.M

Ir. I Ketut Astana,M.M

PKRI Investigasi. Balikpapan – Kepala Dinas Tata Kota dan Perumahan Kota Balikpapan Ir. I.Ketut Astana, MM menuturkan tentang sosialisasi Tata Ruang kota Balikpapan pada team investigasi PKRI diruang kerjanya sekaligus audensi mengenai gambaran pembangunan serta penataan kota balikpapan .

“Kami sedang gencar mensosialisasikan tentang perizinan langsung pada masyarakat melalui bantuan Organisasi perangkat daerah setempat, untuk itu kami juga mohon bantuan dari rekan-rekan Pers turut serta membantu sosialisasikan mengenai tata cara dan aturan mengenai pengurusan izin pendirian bangunan sesuai dengan Perda berdasarkan  pada undang-undang dan Peraturan Pemerintah “ tegasnya pada team Investigasi PKRI.

Menurutnya I Ketutu Astana, sebagai himbauan dan informasi kepada masyarakat terkait sosialisasi ini dapat dilihat sebagai berikut : Adapun perda  N0.3 Tahun 2012 mengenai Perizinan Tata kota dan Perumahan kota balikpapan yang berdasarkan pada Pasal. 18 Ayat (6) Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, Undang-undang Nomor.32 Tahun 2004 , Tentang Pemerintah Daerah. Undangundang Nomor 26 Tahun 2007, Tentang Penataan Ruang. Undang-undang Nomor.1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Peraturan Pemerintah Nomor.36 Tahun 2005, tentang Peraturan pelaksanaan Undang-undang, Nomor 28 Tahun2002 Tentang Bangunan Gedung., Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 24/PRT/M/2007  Tentang Pedoman Teknis Izin Mendirikan Bangunan Gedung.  Peraturan Daerah No.12 Tahun 2012 tentang Rencana Umum Tata Ruang Wilayah Balikpapan, Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2012 tentang Izin Mendirikan Bangunan setelah memahami semua barulah dibuat peraturan daerah kota balikpapan dan dilaksanakan secara teknis oleh petugas perizinan dinas tata kota dan perumahan.

Dalam hal ini juga Kadis Tata Kota dan Perumahan menyarankan agar dapat memaparkan jenis perizinan kepada masyarakat luas, tentang jenis Perizinan seperti, Apa itu Izin Mendirikan Bangunan ? paparnya pada team investigasi PKRI News,  “semua ini agar dapat dipahami oleh masyarakat jenis-jenis perizinan yang diatur dalam peraturan daerah yang di tuangkan dalam PERDA kota Balikpapan” lanjut I Ketut Astana.

Pembuatan IMB bisa dilakukan oleh pemohon perorangan, Bandan Usaha/Hukum (baik CV atau PT) dengan persyaratan 1. Mengisi Formulir PIMB (di loket), yang melapirkan copy KTP pemohon, SPPT PBB, bukti pelunasan pembayaran SPPT  PBB serta melampirkan Bukti kepemilikan lahan (Sertifikat atau IMTN) syarat lain diantaranya administrasi dan teknis lain untuk Bangunan Umum tertentu.

Dalam hal ini juga Kadis Tata Kota dan Perumahan juga mengingatkan pada masyarakat agar perlu diingat dalam mengurus perizinan “ Lengkapi persyaratan dengan lengkap dan benar , bertanyalah kepihak yang tepat (loket pendaftaran atau DTKP) , Jangan melanggar aturan bangunan (terkait GSB dan Rencana Kota ), buatlah dokumen IMB jauh hari sebelum anda memerlukannya.

Adapun alasan lain tentang permohonan IMB dapat ditolak jika, bertentangan dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, Adanya kepentingan umum , mengganggu ketertiban umum, dan tidak dapat menjaga kelestarian , keselarasan dan keseimbangan lingkungan.

Adapan perizinan yang sudah diterbitkan dan tidak perlu dilakukan lagi perizinan perubahan telah diatur dalam 9M yang perlu di perhatikan oleh masyarakat, apa saja 9M ini , Memplester bangunan, Memperbaiki letak bangunan, Memperbaiki ubin bangunan, memperbaiki daun pintu bangunan dan jendela , memperbaiki tutup atap tanpa merubah konstuksi bangunan, Memperbaiki lubang cahaya/udara tidak melebihi  1 meter persegi, Membuat pemisah halaman tanpa konstruksi, Memperbaiki Langit-langit tanpa merubah jaringan lain, dan Mengapur, mengecat bangunan.

Selain telah memiliki Rencana Penataan Kota yang tertuang dalam Peraturan Daerah Nomo 12 tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Balikpapan (RTRW) yang berlaku sejak ditetapkan tahun 2012 dan berlaku 20 tahun kedepan yaitu sampai dengan tahun 2032.

Pada saat ini Pemerintah kota Balikpapan sedang dalam tahap penyusunan rencana detail tata ruang kota atau yang di singkat RDTR kota Balikpapan termasuk penyusunan dokumen-dokumen teknis perencanaan lain dalam bentuk rencana tata bangun lingkungan.atau yang di sebut RTBL dan peraturan Zoning Regulation (ZR).

Dari RDTR, RTBL dan ZR nantinya menjadi dokumen acuhan dalam pemberian kegiatan izin-izin pembangunan di kota Balikpapan termasuk salahsatunya menjadi dasar dalam penerbitan Izin Mendirikan Bangunan  (IMB).

Selain memaparkan kegiatan yang telah dilakukan dinas tata kota dan perumahan tertaut perizinan I Ketut Astana  juga mendefinisikan RTRW, RDTR dan RTBL dalam pemahaman Rencana Kota seperti dalam penjelasannya :

RTRW yang di maksud adalah Rencana Tata Ruang yang bersifat umum dari wilayah kota yang merupakan penjabaran dari RTRW Provinsi Kalimantan Timur yang berisi tujuan kebijakan strategi penataan ruang wilayah kota, rencana pola ruang wilayah kota, penetapan kawasan strategis kota, arahan pemanfaatan ruang wilayah kota dan ketentuan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah kota.

RDTR adalah Rencana secara terperinci tentang tata ruang wilayah kabupaten/kota yang dilengkapi dengan peraturan Zonasi kabupaten/kota.

RTBL adalah paduan rencana bangun suatu lingkungan / kawasan yang dimaksudkan untuk mengendalikan pemanfaatan ruang, penataan bangunan dan lingkungan, rencana umum dan paduan rancangan , rencana investasi, ketentuan pengendalian rencana dan pedoman pengendalian pelaksanaan pengenbangan lingkungan/kawasan.

ZR (Zoning Regulasi / Peraturan Zonasi) adalah Ketentuan yang mengatur tentang persyaratan pemanfaatan ruang dan ketentuan pengendaliannya dan disusun untuk setiap Blok/Zonanya dalam rencan rinci tata ruang wilayah. Paparnya Ir. I Ketut Astana pada Team Investigasi PKRI dalam temu wicara di kantor Dinas Tata Kota dan Perumahan Kota Balik Papan.(Dj)

Filed in: PKRI News

Comments are closed.