7:01 pm - Sunday September 24, 2017

Komando Resimen Mahasiswa Riau Indra Pahlawan Hadiri Upacara Peringatan Hari Juang Kartika Tahun 2016

pjbupati-kampar-hadiri-upacara-peringatan-hari-juang-kartika-tahun-2016

PKRI News Kampar,Riau -Kamis 15/12/2016.Sekira Jam 08:30 Wib. Peringati Hari Juang Kartika Tahun 2016, wilayah kerja Korem 031/WB dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang,Tampak hadir juga Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi, Gubernur Riau yang diwakili Kasatpol PP Provinsi Riau Zainal, Danrem 031/WB Brigjend TNI Nurendi, Kapolda Riau Brigjend Zulkarnain, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Muhammad Risahdi (HAN), Kasrem 031/WB,Komando Resimen Mahasiswa Riau, beserta Forkominda Kabupaten Kampar.

Penyelengaraan peringatan Hari Juang Kartika, selain sebagai sarana untuk introspeksi diri, juga menjadi bentuk pertanggung-jawaban TNI AD kepada rakyat atas pembangunan kekuatan yang telah dilaksanakan.

Tema dalam peringatan Hari Juang Kartika 2016 yaitu “Melalui Hari Juang Kartika kita mantapkan jati diri TNI AD dan kemanunggalan TNI AD guna mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian”.

indra4Danrem 031/WB Brigjend TNI Nurendi yang bertidak menjadi irup membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono mengatakan, peringatan Hari Juang Kartika tahun 2016 diselenggarakan melalui upacara sederhana secara tersebar dan serentak di seluruh Indonesia.

“Upacara Hari Juang Kartika merupakan refleksi dari jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional yang senantiasa harus manunggal dengan rakyat serta mengedepankan kepentingan masyarakat, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia diatas segala-galanya,” ujarnya.

Hari Juang Kartika pada hakekatnya dilandasi oleh sebuah peristiwa bersejarah penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang terjadi 71 tahun silam di Kota Ambarawa. Peristiwa yang kemudian dikenal sebagai Palagan Ambarawa itu, telah membawa dampak politik secara Internasional dan menjadi momentum penting untuk menunjukkan eksistensi TNI AD sebagai penjaga tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“TNI AD dengan jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional yang Profesional, senantiasa tumbuh berkembang dan berjuang bersama rakyat untuk kepentingan rakyat Indonesia. TNI AD juga meyakini bahwa TNI akan kuat jika senantiasa manunggal dengan rakyat, karena kekuatan TNI yang didukung oleh rakyat merupakan bentuk aplikasi pertahanan semesta yang melibatkan seluruh potensi Bangsa dalam ikut serta membela Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi mengatakan pada momen peringatan hari juang kartika 2016 ini, hendaknya TNI terus menjaga kesatuan kedaulatan negara kita. Tentunya kemanunggalan TNI bersama rakyat bisa menciptakan bersama TNI rakyat kuat, bersama rakyat TNI kuat.

indraKomando Resimen Mahasiswa Riau Indra Pahlawan Sempat Menyampaikan Ke Awak Media Mabes Pkri Investigasi Mengingat Kata-Kata Bijak Almarhum Jendral Sudirman

bahwa kemerdekaan satu negara, yang didirikan diatas timbunan runtuhan ribuan jiwa-harta-benda dari rakyat dan bangsanya, tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia siapapun juga.

Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih, akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi.

Bahwa satu-satunya hak milik nasional/republic yang masih utuh tidak berubah-ubah, meskipun harus mengalami segala macam soal dan perubahan, hanyalah angkatan perang Republik Indonesia (Tentara Nasional Indonesia)Tuturnya.

Red:Unandra

Filed in: Kultur Budaya

Comments are closed.