2:39 am - Wednesday November 21, 2018

Latihan Simulasi Sistem Pengamanan kota oleh Polda Sumut dan TNI dalam Rangka Pemilukada serentak 2018.

RADAR PKRI, SUMUT – MEDAN. Pada hari Kamis tanggal 08 Februari 2018 pukul 09.00 Wib bertempat di lapangan Lanud Soewondo dilaksanakan acara Apel Simulasi Sispam kota “ Ops Mantap Pra Toba 2018 “ Dengan tema “ Kita tingkatkan sinergi TNI-POLRI dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada pilkada serentak 2018 di wilayah sumut “

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Ir. H.T. Erry Nuradi, MSi, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw, Ketua DPRD Sumut, Pangdam I/BB, Danlantamal I Belawan, Pangkosek Hanudnas III, Kejati Sumut, Ketua Pengadilan Tinggi, Kabinda Sumut, Kepala BNNP Sumut, Konsul Negara Sahabat dan para pejabat utama Polda Sumut.

Untuk menghadapi pelaksanaan pesta demokrasi yakni Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu kada) serentak, POLRI dalam hal ini POLDA SUMUT yang menjadi Pengaman berjalannya Pemilukada yang dibantu oleh TNI melakukan Simulasi Sispam Kota “ Ops Mantap Pra Toba 2018 “.

Simulasi Sispam Kota “ Ops Mantap Pra Toba 2018 “ merupakan latihan POLRI dan TNI dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang ada dalam pesta Pemilukada 2018. Dalam latihan Simulasi Sispam Kota Ops Mantap Pra Toba 2018 Personel Sat Brimob Polda Sumut, Polrestabes Medan, Staf Mapoldasu serta TNI AD, AU dan AL dengan total keseluruhan sebanyak 1.500 personil yang dilibatkan.

Sasaran dalam Simulasi Sispam Kota “ Ops Mantap Pra Toba 2018 “ adalah : Kediaman Cagubsu, Jalan Raya menuju lokasi kampanye, Pam di lokasi kampanye, Pam TPS, Pam Kotak Suara, Penyanderaan, Ancaman bom, Pam kantor KPU, Massa anarkis dan Penjarahan, Patroli bersama TNI Polri dan Parade / Devile.

“Kepada para instruktur dan pelaksana simulasi, kiranya dapat melakukan analisa dan evaluasi atas pelaksanaan simulasi ini, sehingga dapat diperbaiki dan dipersiapkan cara bertindak yang lebih komprehensif dalam menghadapi situasi kontijensi dalam pengamanan pilkada serentak di wilayah Sumatera Utara.

Para personil yang terlibat langsung atau yang tidak langsung terhadap pengamanan pilkada agar dapat mengimpelementasikan hasil pelaksanaan simulasi ini, sehingga pada kenyataan di lapangan nanti akan memiliki kemampuan manajemen, pengetahuan dan keterampilan teknis, dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, serta mampu mempertanggungjawabkan keberadaannya sebagai personil pengamanan yang profesional dan handal dan juga akan menyampaikan himbauan akan netralitas sebagai personil TNI – Polri dan aparatur pemerintah yang dapat menjalankan fungsi dan peranannya serta dapat menjamin keberlangsungan penyelenggaraan pilkada yang berjalan dengan tertib, aman dan lancar, dan berharap saudara dapat membangun dan menumbuh kembangkan semangat juang untuk mengisi, memajukan dan membesarkan bangsa yang dilandasi disiplin, soliditas dan loyalitas, dedikasi serta profesionalisme melalui sinergitas TNI- Polri dan aparatur pemerintahan. Pilkada serentak 2018 memiliki aspek dan nilai kerawanan yang tinggi dan kompleks, dapat kerawanan konflik horizontal dan konflik vertikal.

Antisipasi upaya provokatif yang menggunakan entitas bangsa seperti sikap intoleransi dan penyebar kebencian dengan menggunakan media sosial sehingga memunculkan konflik sosial ditengah-tengah masyarakat.”

Filed in: Uncategorized

Comments are closed.