2:30 am - Thursday November 15, 2018

LBH PKRI CADSENA “Asep Prawira Ginting Suka” Minta PERS PKRI dan Awak Media Lokal Kawal Ketat Terkait Anggaran 3M dana Publikasi PORDA XIII.

MB-PKRI CADSENA – DUKUNG SUKSESI PORDA XIII JABAR

BOGOR –  JABAR. Viral berita di sosmed terkait dana publikasi untuk biaya media pada acara Pekan Olahraga Daerah (Porda) ke 13 baru baru ini.

Kegiatan PORDA yang baru saja usai teryata, menimbulkan polemik. Pasalnya dalam pelaksanaan kegiatan tersebut telah dianggarkan dana publikasi yang kemudian menjadikan pertanyaan para Media Cetak dan Oline.

Awak media mempertanyakan alokasi yang telah di duga ini, pihak pihak merasa heran nominal angka yang mencapai Rp 3 Milyar.

Menurut sumber angka itu sangalah besar bagi media yang ada khususnya media lokal jabar tentunya. dalam berita anggaran ini sangat mengejutkan banyak awak media lokal. bahwa dana sebesar itu hanya di nikmati oleh sebagian dari awak media saja.

Terkait dengan permasalahan anggaran publikasi media untuk kegiatan PORDA, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PKRI Asep Prawiranta Ginting Suka mengatakan, bahwa kalau memang di temukan data itu maka mengapa para awak media lokal banyak yang bertanya terkait nominal anggaran yang milyaran rupiah tersebut. Suka Ginting yang mencoba menjembatani ini merasa kasus ini sudah dapat dikatakan masuk dalam ranah tipikor dan pantas untuk dilaporkan ungkapnya.

“Kalau memang valid data penyimpangannya maka PKRI CADSENA bersama Sayap PERS PKRI dapat melaporkan temuan ini kepada Kejaksaan agung khususnya bindang Inteligen dan juga disampaikan kepada Bidang Pidana khusus diluar ranah Kepolisian dan Pemberatasan Korupsi pada KPK RI. Seharusnya panitia maupun penyelenggara PORDA dapat dikonfirmasi terhadap temuan tersebut, dan mengklarifikasi kepada publik secara transparan masalah alokasi dana tersebut kalau itu tidak dilakukan, maka PERS dapat membuat laporan kepada kepolisian maupun kejati jabar untuk segera ditindak lanjuti temuan tersebut, dan PERS terus mengawal laporan tersebut,” jelasnya, Selasa (23/10/2018).

Sementara itu Kepala Bidang Layanan Komunikasi dan Informatika Betty Sugiarty tidak menjawab, saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp,

hal tersebut kini masih menjadi topik bahasa awak media lokal yan tak terima dengan penganggarannya dan tentu dikarenakan tidak mendapatkan dana itu guna liputan dan kontrak berita. Mass Media PERS PKRI merasa ada hal yang tak baik dalam temuan ini dan mereka merasa bahwa pihak Informatika membuat masalah ini seperti bola liar yang tak kunjung mendapatkan jawaban pasti guna keterbukaan publik pemberitaan sehat kepada masyarakat yang membutuhkannya.

(Red-Yopi).

Filed in: Investigasi PKRI

Comments are closed.