9:31 am - Saturday November 18, 2017

Liputan Investigasi Pengunaan Dana Desa Babatn, yang tidak transparan dan anak titi anak bawang.

Laporan Investigasi dana desa.

PERS PKRI CADSENA – KALBAR, LANDAK. Tokoh Adat dan Eks Mantan Pemimpin Desa Babatn saat dikonfirmasi team investigasi seputar dana desa disebut eks kades mengatakan bahwa kades memang harus menggunakan anggaran bermanfaat dan tepat guna.

Kepala Team Investigasi Parlindungan Hasibuan.

Dimana menurut team atas peraturan presiden akan penggunaan dana desa tentang hasil investigasi dana desa dan perkembangan pembangunan desa Babatn dalam penggunaan anggaran desa Babatn didalam penggunaannya terlihat sangat tidak memiliki hasil yang positif bagi masyarakat desa.

Mantan Kepala desa Babatn menyebutkan bahwa menurut nya sangat menyayangkan sekali dengan dana desa Babatn yang tidak transparansi dengan masyarakat desanya, dan dirinya menilai adanya pengotak kotakan warga yang juga meng anak tirikan dan meng anak kandungkan, ditambah dengan adanya pihak perusahaan yang tidak mematuhui ketaatan kepada kewajiban bangun desa didalam aturan peraturan berdasarkan komuniti development mengenai sarana dan prasarana dari kewajiban comdev kepada desa babatn, dimana pihak perkebunan perusahaan yang tak loyal itu juga menjadikan desa tersia siakan.

Jamil yang sudah menjabat dua periode sebagai kades babatn tidak transparan dalam pemamfaatan dan penggunaan dana desa, diketahui dari hasil investigasi ada indikasi tidak transparan soal raskin, bibit sengon (reboisasi), tidak ada peningkatan infrastruktur, akses jalan desa hancur, bangunan SD dimasuki ternak sapi, kambing, dan tidak ada irigasi persawahan yang membuat desa Babatn seperti mati tertinggal dipedalaman.

Aspirasi masyarakat melalui tokoh adat inisial PS meminta KPK, inspektorat, ibu bupati ibu Karoline beserta semua pihak terkait untuk bisa serius menyikapi aspirasi masyarakat desa babatn ini sebab desa juga merupakan bahan bakar roda penggerak pemerintahan. (Team Parlindungan).

Filed in: Investigasi PKRI

Comments are closed.