1:55 pm - Tuesday June 18, 2019

menciptakan kedamaian demi keutuhan bangsa dan negara”,

RADAR PKRI – (Tamiang Layang) – Bersama jajaran Kapolres Bartim AKBP Zulham Effendy.SIK.,MH menyambangi tokoh Agama Habib Harun di Tamiang Layang, lalu di lanjutkan kunjungan ke kalangan NU dan pengurus masjid Sabilan Mujahidin Ampah serta kunjungan ke kalangan Mihamadiyah dan pengurus Masjid Al-furqon Ampah.

Kunjungan yang dilakukan kemarin ke beberapa tokoh agama adalah sebagai bentuk sharing terkait Gejolak yang dikabarkan dari media sosial yang terjadi di ibukota Jakarta dan sekitarnya, ataupun isu-isu yang menyebabkan perpecahan antara aparatur dengan masyarakat sipil.

Menanggapi hal tersebut Kapolres kunjungi beberapa tokoh Kabupaten Barito Timur sekaligus bersilaturahmi untuk untuk sejukan situasi paska Penetapan KPU  dan mengajak para tokoh untuk ikut ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Saya selaku Kapolres terkait kunjungan kemarin bertujuan mempererat silahturahmi dan bisa menerima langsung apa yang menjadi aspirasi masyarakat ke tokoh masyarakat tentang bagaimana polisi harus bersikap terkait dengan penanganan yang seperti di Jakarta”, ucap Zulham Kamis (23/05/2019) via whatsApp.

Seperti yang kita lihat dari kabar hoax yang bersifat memprovokasi masyarakat kepada aparatur negara. Kita melihat hal ini perlu di lakukan penanganan khusus dan sebagai bentuk menciptakan keamanan yang kondusif paska penetapan hasil Komisi Pemilihan Umum (KPU) khususnya di wilayah Bartim.

“Dengan tukar pendapat kepada para tokoh, kita bisa memahami apa yang akan kita lakukan khususnya pihak kepolisian untuk dapat bersinergi kepada masyarakat dan menciptakan kedamaian demi keutuhan bangsa dan negara”, jelas ucap pria yang tegas dan berjiwa pengayom tersebut.

Menurut orang nomor satu di jajaran kepolisian Bartim tersebut, mengunjungi para tokoh agama dan tokoh masyarakat adalah hal yang perlu di lakukan, agar dalam penyampaian yang positif menanggapi isu-isu yang beredar di sosmed kebeberapa element masyakat oleh para tokoh bisa di sikapi.

“Kita sampaikan hal ini pada intinya hanya untuk menciptakan keamanan dan kedamaian dari suasana yang kondusif, karna saya tau masyarakat Bartim khususnya lebih pintar dan tidak mudah untuk di provokasi, mereka tau bahwa NKRI harga mat”, Pungkasnya. (Ycp/Adi/Red).

Filed in: PKRI News

Comments are closed.