5:39 am - Tuesday May 22, 2018

Bom Bunuh Diri Di Surabaya, Terungkap Dua KTP. Menunggu PERPRES Atau INPRES 2018.

RADAR PKRI JATIM, SURABAYA. Isu Bom Bunuh Diri dikaitkan dengan Terorisme dan Tindakan Mati Syahid. Namum banyak kalangan mengatakan bahwa itu adalah unsur pemecah belah sebagai sumber sara saja. Atas kejadian tersebut terpampang postingan bela sungkawan dari warga batak khususnya pihak korban yang kehilangan putrinya mahasiwa UNPAD.

Bahasa Bahasa akan peristiwa ini sangat menyentuh hati terkadang membuat badan kita merinding dan mata meneteskan air mata yang tak menyisakan satupun sisa air mata dimata kita.

Banyak kalangan mengatakan bahwa ini kesalahan Presiden, ada juga yang mengatakan kelemahan Presiden, namun pakar menilai bahwa itu stement kuno untuk kepentingan pihak lain disaat Presiden tengah membangun mega proyek yang dapat dipetik keuntungannya pada periode 2019 nanti.

Sisi lain yang menguatkan bahasa bom gereja tetap saja membuat umat kristen konsisten sebagai bangsa yang lemah dan tetap cinta NKRI, walau mendengar bahwa dalam ajarannya yang mereka dengar dari video singkat sangatlah aneh sebab menurut paham teologia menrurut ajaran agama adalah berbeda dan berbading 360 derejat, sudah pasti jauh menyimpang dari paham agama menurut pelajaran sekolah.

Salah satu narasumber dalam rubrik bom bunuh diri mengatakan dan berpesan bahwa apa yang terjadi adalah sumber kekuatan bagi manusia yang masih memiliki iman dan taqwa, juga sebagai penguat iman kristen khususnya kepada umat Kristen.

Dan juga disampaikan bahwa semua sudah digariskan digaris agama, biarkan politik busuk membusuk dalam daging para pendosa. Mereke hanyalah orang orang yang mereka memiliki kepercayaan aneh dan memegang kepercayaan bahwa dirinya adalah Maha Kuasa yang hidup sebagaimana ALLAH jika melakukan itu memiliki dunia, Sehingga mereka dapat kekuatan luar biasa untuk jihad atau mati di jalan ALLAH, perasaan ini yang menjadi sumber utama munculnya peran peran aktor BOM di Dunia. dan tak lepas dari peran politik yang ternodai dan terkadang dikaitkan dengan keberadaan politik itu sendiri maka sebaiknya lebih cenderung menilai tingkat kondusif dan keamanan tanpa mesti memunculkan anggaran atau biasa, sebab relawan selalu ada dalam keingina untuk meberikan sumbangan dalam bentuk sosial. dikatakan juga agar tetap sebagaimana biasanya,

Untuk para keluarga yang kehilangan tetap diberikan sumber kekuatan atas kepedihan yang diterima saat ini. Salam Damai Iman Kristen.

Red-Agus-Budianto.

Filed in: Uncategorized

Comments are closed.