8:41 pm - Saturday June 23, 2018

PKRI CADSENA SULUT DUKUNG PENEGAKAN KEADILAN DAN KEBENARAN.

RADAR PKRI SULUT SEJUMLAH LSM MENGECAM KINERJA BPN SULUT. Sejumlah LSM ini telah menyampaikan keluh kesahnya kepada TEAM RADAR PKRI Bidang Investigasi dan Stuan Tugas Khusus MAKO PKRI CADSENA SULUT, dalam penyampaiannya pihak LSM akan memberikan kuasa khusus kepada DANPUS PKRI CADSENA terkait temuam yang ada, dikatakan juga bahwa pihak LSM bakal melakukan rapat barisan, hal ini terkait dengan adanya tindakan oknum Novi Sepang yang di duga ada kongkalingkong dengan pihak BPN SULUT, Hal ini disebutkan terkait dengan kesan Kanwil BPN SULUT. diterangkan bahwa awalnya menerima masukan dari NS alias Novi yang bukan berhak atas kepemilikan tanah yang sebenarnya adalah milik An. CIETJE WATUNG (nama sebenarnya dalam sertifikat tanah yang terletak di desa pineleng). Dan kemudian oknum NS mantan napi yang ingin merebut harta dari cietje watung, dalam kasus ini menerangkan sebagaimana kepemiliki dari SHM atau Surat Sertifikat adalah pemiliknya, dikarenakan Pihak BPN lah yang berhak mengeluarkan Sertifikat secara hukum tetap dan ditambahkan kekuatan hukum sah oleh Pejabat Akta Tanah NOTARIS. Cietje yang memiliki kekuatan hukum atau dasar hukum terlampir sertifikat yang ada dan sah.

Sejumlah LSM dan ORMAS sorot kinerja KANWIL BPN SULUT jika di akomodir nama yang tidak memiliki sertifikat maka, pihak sejumlah LSM dan ORMAS akan mengadakan orasi demodidepan kantor BPN guna menuntut keadilan, jika KAKANWIL SULUT tidak mampu menangani kejelasan surat sebenarnya.

Setelah dikonfirmasi KAKANWIL BPN SULUT melalui satgas pembebasan lahan RINGROAD 111 B Ibu Masye N. Lumentut yang di dampingi SEKERTARISNYA Pak Sam. Mereka kelihatan tidak mampu menanganinya. Pihak LSM ANTI KORUPSI menyaksikan kuntua pineleng dikantornya yang di dampingi pala lasut mengatakan ini nama sebenarnya dalam sertifikat adalah cieltje watung. Kami pemerintah desa pineleng mengatakan sebenar-benarnya.

RED – Michael Rusly/Team.

Filed in: Uncategorized

Comments are closed.