4:44 pm - Friday October 19, 2018

BPOM Dan Dinas Perdagangan Kota Semarang Sidak Stock, Higienis dan Harga Pasar Pra LEBARAN 1439H.

RADAR PKRI JATENG – SEMARANG. Semarang Jawa Tengah. Inspeksi mendadak makanan dan stok juga dilalukan Dinas Perdagangan Kota Semarang, baru- baru ini. Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto menjelaskan, sidak tersebut untuk memantau ketersedian  dan harga barang kebutuhan pokok pada saat Ramadan. Ada tiga tempat yang menjadi sasaran yaitu Pasar Peterongan, Hypermart Java Mall dan Superindo di Jalan Dr Wahidin Semarang.

Fajar juga mengatakan, selain menyasar pada ketersedian stok dan harga kebutuhan pokok, petugas juga mengecek kandungan berbahaya pada makanan, masa kedaluarsa, serta kondisi kemesan. Jika kedapatan, maka bahan makanan tersebut akan disita dan dimusnahkan.
Pada saat dilakukan sidak tersebut, justru ada penurunan harga pada daging ayam. Di pasar Peterongan, harga daging ayam turun menjadi Rp 33 ribu perkilo dari sebelumnya Rp 35 ribu per kilo. Sementara untuk daging ayam di swalayan justru lebih murah yakni sekitar Rp 31 ribu per kilo.
Dalam sidak itu, petugas mengecek stok dan harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, daging, gula pasir, minyak, hingga, bumbu dapur. Hasilnya, sejumlah barang tersebut terpantau tidak mengalami kenaikan harga dan memiliki stok yang cukup.
Sementara Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM ) Kota Semarang meningkatkan pengawasan terhadap makanan yang mengandung zat berbahaya selama Ramadan. Makanan tersebut khususnya takjil yang dijual dipinggir jalan maupun di pasar tradisional dan modern.
Meski demikian, pihaknya meminta agar masyarakat berhati- hati dengan jenis makanan yang memiliki bau yang menyengat dan warna pekat karena disinyalir mengandung zat berbahaya. Pasalnya, BPOM tidak mungkin bisa mengawasi seluruh penjualan takjil yang notabene penjualan musiman.
Petugas bagian pengawasan BPOM Kota Semarang, Dwi Ernawati mengatakan, saat ini BPOM memberikan perhatian serius terhadap penjual makanan dan takjil. Karena BPOM akan melakukan inspeksi kepada penjual takjil yang dipinggir jalan dan modern.
Dalam pelaksanaannya, petugas BPOM nantibya akan melakukan uji laborat di tempat terhadap makanan yang diduga kuat mengandung bahan- bahan berbahaya. Ia mencontohkan, beberapa makanan yang kerap kedapatan mengandung boraks dan formalin yaitu bakmi dan bakso. ( na )****
Filed in: Uncategorized

Comments are closed.