4:07 pm - Friday October 19, 2018

Info Awal Prediksi Titik Macet Mudik Lebaran 2018. JATENG SEMARANG.

RADAR PKRI JATENG  – SEMARANG. Diprediksi Titik Macet Paling Parah Saat Mudik.
Semarang, Jawa Tengah. Krapyak dan gerbang tol Manyaran. Dua titik lokadi ini diprediksi akan menjadi titik kemacetan saat arus mudik dan balik Idul Fitri tahun 2018. Pertemuan jalur tol fungsional Batang- Semarang dan jalur nasional Pantura menjadi salah satu faktor. Nantinya kemacetan seperti di tol Brexit beberapa tahun lalu akan terjadi di sana.

Hal itu dikatakan oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono. Kapolda Jawa Tengah juga telah menyiapkan sejumlah upaya antisipasi. Yang terbaru adalah pihak kepolisian meminta pihak Jasa Marga memaksimalkan pintu tol masuk Semarang saat arus mudik nanti.
Diantaranya adalah memecah arus kendaraan di tol di gerbang Gringsing atau Gandulan. Arus dialihkan ke pantura sehingga kepadatan akan terpecah.

Pihak Jasa Marga sudah mengupayakan menambah gerbang pintu tol Manyaran menjadi 12 buah saat mudik dibuka lebih banyak untuk arus yang masuk ke kota.
Dijelaskan pula oleh Condro, melibatkan 21 ribu personil untuk pengamanan arus mudik dan balik nanti, segala upaya akan lakukan untuk mewujudkan arus mudik yang lancar, aman dan terkendali.
Pelaksana Tugas Gubenur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko mengatakan, pada tahun ini tol yang melintas di Jawa Tengah sudah bisa dilalui untuk arus mudik dan balik.

Selain jalur tol, ia memastikan jalan provinsi juga sudah siap untuk dilalui saat arus mudik dan balik. Meski di beberapa titik mengakui masih ada perbaikan jalan.

Sementara itu GM PT Jasa Marga Semarang, Yohanes Manseli mengatakan, pihaknya melakukan beberapa upaya untuk mencegah kepadatan di pintu tol. Salah satunya adalah menambah gerbang pintu tol Manyaran menjadi 12 buah.

Selain penambahan gerbang juga memperlebar jalur menuju gerbang tol Manyaran. Membuat skema pemisahan arus dari tol fungsional dan jalur Pantura yang akan masuk ke gerbang tol.
Hal lain yang menjadi kekhawatiran Krapyak akan terjadi kemacetan seperti di Brexit beberapa waktu lalu adalah ketersedian bahan bakar. Dalam kasus tol fungsional di Brebes saat itu ketersedian SPBU masih minim.
Direktur Pemasaran Retail, Mas’ ud Khamid mengatakan akan mempersiapkan mobil dispenser, yaitu mobil tangki besar bernosel untuk memasukkan BBM ke kendaraan.
Selain itu, di titik yang diprediksi akan terjadi kemacetan seperti Krapyak , juga menyiapkan petugas yang akan mengantar pesanan BBM kemasan dengan menggunakan sepeda motor.

Mas’ ud juga mengatakan sudah menyiapkan 100 hingga 200 petugas BBM bermotor. Ia juga rencananya akan menggandeng salah satu penyedia aplikasi di ponsel pintar.

Kapolda Jawa Tengah juga mengatakan pengamanan arus mudik terutama di Jalan Tol memastikan setiap lima kilometer akan ada petugas kepolisian gabungan antara Polisi Lalu Lintas dan Brimob. Mereka tidak hanya mengamankan di pos namun juga berpatroli dengan mobil PJR.

Kesiapsiagaan anggota yang melaksanakan tugas itu akan dipertebal dengan kekuatan penindak dari Brimob, semuanya total ada 21 ribu personil lebih.
Untuk mencegah ancaman terorisme dan kejahatan jalanan yang lain ia menjelaskan saat ini Krimun bersama intelejen Polri sedang melaksanakan operasi penindakan di beberapa titik di pantura Jateng. ( na)****.

Filed in: Uncategorized

Comments are closed.