6:10 am - Wednesday December 19, 2018

Pembangunan Terminal Barang Terboyo Direncanakan pada Bulan Agustus.

PERS PKRI JATENG – Semarang, Dinas Perhubungan Kota Semarang mengatakan, pembangunan Terminal Terboyo menjadi terminal barang masih menunggu proses lelang. Saat ini, proses tersebut masih ditangani Unit Pelayanan Pengadaan ( ULP ) Pemerintah Kota Semarang. Kondisi selasar terminal juga belum dibongkar habis sebab masih menyisakan beberapa kerangka bangunan yang tampak menonjol. Sementara, puing- puing bekas pembongkaran juga tampak berserakan di sekitar bekas bangunan.

Menurut pantauan, selasar Terminal Terboyo Semarang sudah dibongkar di beberapa bagian. Di antaranya, di sisi utara maupun selatan.
Kepala Dinas Dishub Kota Semarang M. Khadik mengatakan, ini masih dalam proses lelang di ULP. Namun, pembangunannya nanti oleh Dinas Penataan Ruang ( Distaru ) Kota Semarang. Kalau sudah jadi, langsung yang mengelola.

Khadik juga mengatakan, pembongkaran selasar bangunan sudah dilakukan setelah ada pemenang lelang untuk pembongkaran aset. Tetapi, pembangunan terminal barang masih menunggu pemenang lelang proyek sehingga belum bisa dilakukan.
Beberapa bus juga masih terlihat keluar masuk terminal meski kondisi penumpang ketika itu tidak terlalu ramai. Termasuk sejumlah pedagang kaki lima ( PKL ) yang masih berjualan di kawasan terminal.

Dari Dishub kota Semarang, kata Khadik, sekarang ini tengah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Kota Semarang terkait pemindahan PKL. Terminal Terboyo. Rencananya, mereka di pindah ke pasar Banjardowo, selain ke Terminal Mangkang sebagaimana direncanakan sebelumnya.
Dikatakan oleh Khadik, ada dua kegiatan.

Pertama, pembongkaran aset, sudah ada pemenang lelang dan sudah jalan, ini ditangani oleh Badan Pengelolahan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ). Kedua, pembangunan terminal barang yang dilakukan oleh Distaru.

Para PKL yang masih berada Terminal Terboyo, kata Khadik, diberikan waktu sampai bulan Agustus 2018, sembari menunggu pemenang lelang pembangunan terminal. Tetapi, sudah dilakukan pendekatan kepada PKL, agar nantinya bisa segera pindah.
Khadik juga mengatakan sudah melakukan pendekatan dengan para pedagang di Terminal Terboyo. Ditawarkan relokasi di Pasar Banjardowo yang sudah koordinasikan dengan Dinas Perdagangan Kota Semarang. Ini juga masih komunikasi dengan pusat.
Meski dulu Terminal Mangkang Semarang, dikelola Pemkot Semarang, lanjut dia, sekarang ini sudah diserahkan pengelolaannya kepada pusat. Sementara Terminal Penggaron Semarang diserahkan pengelolahannya kepada Pemprov Jawa Tengah.
Untuk pemindahan transit bus antarkota dalam provinsi ( AKDP ) ke terminal Penggaron, kata dia, sudah dikomunikasikan dengan Dishub Provinsi. Sementara, bus antarkota antarpropinsi ( AKAP ) ke Terminal Mangkang kepada kementerian. ( na)****.

Filed in: Investigasi PKRI

Comments are closed.