6:51 am - Wednesday December 19, 2018

Semarang Dihujanni Debu Vulkanik Gunung Merapi.

RADAR PKRI JATENG – SEMARANG. Gunung Merapi mengalami beberapa kali erupsi kemarin Jumat ( 1/6) pagi dan malam hari.

Kepala Badan Geologi, Rudi Suhendar mengatakan pergerakan angin pasca erupsi sudah berubah, dan material tidak lagi mengarah ke Barat Laut.

Prakirawan Stamet Ahmad Yani Semarang Gempita Icky memperkirakan  debu vulkanik bergerak menuju ke arah utara.

Jadi kalau dari arah Tenggara Selatan kearahnya utara. Jadi abu vulkanik merapi yang ada di selatan itu bisa mengarah ke Semarang.

Gempita Icky juga mengatakan bahwa, arah angin di lapisan bawah atau permukaan itu arahnya dari utara ke selatan. Namun  untuk di lapisan atas arah anginnya berhembus dan arahnya ke Tenggara dan ke Selatan.

Faktor menyebabkan abu vulkanik menuju ke Semarang karena lapisan angin di bagian atas tersebut mengarah ke Semarang. Hal ini menyebabkan abu vulkanik terbawa hingga ke arah Semarang.

Ia mengatakan BMKG memprediksi arah angin dari sore hingga malam hari masih akan bertahan ke utara. Namun pihaknya akan terus memantau posisi pergerakan angin.

Perubahan angin di musim kemarau dominasinya itu dari timur yakni bisa ke selatan. Karena pada musim kemarau itu sedang berlangsung di Australia otomatis arus udara yang dari Australia itu dominannya ke utara.

Dalam pemantauan abu vulkanik itu sejak kemarin sampai saat ini masih terasa abu vulkanik merapi. Melihat kondisi abu vulkanik sudah agak menipis.

Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang menyiapkan 11.000 masker dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Semarang menyiapkan 10 ribu masker yang merupakan bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Tengah.

Pihaknya memprioritaskan pembagian masker bagi warga yang terdampak abu vulkanik Gunung Merapi dan pengguna jalan yang melintas jalan utama Kabupaten Semarang.(na)****.
Filed in: Uncategorized

Comments are closed.