7:58 pm - Saturday September 23, 2017

Oknum UPTD Pasar Air Tiris di Duga Pungli Uang Pedagang Pembayaran Sewa Petak-Los

PKRI News Air Tiris,Kampar Riau.Kamis 23/03/2017.Pegawai Uptd Pasar Airtiris yang diketuai Abas selaku bendahara  Uptd Airtiris bersama jajaran Kapolsek Kampar dan Satpol pp Sabtu 07/01/2017. menertipkan para pedagang yang tidak mau menempati los yang telah tersedia,saat terjadi nya penertipan para pedagang sampai saat ini sabtu 18/03/2017  masih ada yang tidak menempati los yang telah disedia kan.

Saat dikonfirmasi wartawan MABES PERS PKRI kepada Salah Satu pedagang yang tidak mau disebutkan nama nya mengatakan,kami didata untuk pindah ke los yang telah disediakan,kami pun dimintai uang satu petak nya Rp500.000(LIMA RATUS RIBU RUPIAH),untuk menempati los oleh pemungut yang di tunjuk Uptd saat pedagang memita bukti pembayaran Kwitansi,Pegawai Uptd yang memungut  uang tidak memberikan” bukti pembayaran Ungkapnya.

Tambahnya Dulu saat masih di pegang kelurahan mengelola pasar Airtiris setiap ada pemindahan dan pembayaran pedagang di ajak musyawarah Dulu dan di berikan bukti pembayaran Kwitansi Jelasnya.

Pasal 368 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”):“Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena pemerasan, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Pasal 423 KUHP Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”)Pegawai negeri yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa orang lain untuk menyerahkan sesuatu, melakukan suatu pembayaran, melakukan pemotongan terhadap suatu pembayaran atau melakukan suatu pekerjaan untuk pribadi sendiri, dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya enam tahun.”(David)

Redaktur:Unandra

Filed in: PKRI News

Comments are closed.