3:07 am - Thursday November 15, 2018

Pedagang dan Sopir Keluhkan Pungutan Uang Keamanan di Pasar Johar.

Semarang. Jawa Tengah.
Puluhan pedagang di Pasar Johar relokasi MAJT mengeluhkan adanya tambahan pungutan uang keamanan yang dilakukan oleh PPJP Rayon Pasar Johar Semarang. Puluhan pedagang di Pasar Johar relokasi MAJT mengeluhkan adanya tambahan pungutan uang keamanan yang dilakukan oleh PPJP Rayon Pasar Johar.

Tambahan uang keamanan ini ditujukan untuk setiap mobil yang masuk ke dalam area Pasar Johar relokasi MAJT.
Seorang pedagang buah, Tri, mengatakan, penarikan uang keamanan ini telah berlangsung selama empat hari.
Sudah jalan empat hari, tanpa ada kesepakatan dari semua pedagang di Pasar Johar.

Tri menyebut, uang keamanan yang ditarik untuk mobil yang masuk khususnya pembawa barang beragam.
Untuk mobil pikap kecil ditarik Rp 3.000 sedangkan untuk truk Rp 5.000.
Penarikan ini diakui Tri merupakan pungutan liar lantaran tidak memiliki landasan aturan yang jelas.

Selain itu, kata dia, penarikan uang keamanan akan berdampak pada menurunnya omset lantaran distributor bahkan pembeli mulai enggan masuk ke Pasar Johar.

“Tidak cuma mobil diastributor saja, pembeli yang datang pun ditarik uang keamanan,” katanya.
Sementara itu, sopir truk yang membawa toge atau kecambah, Agus,mengaku baru kali ini mendapat tarikan uang keamanan.(135)****.

Filed in: Investigasi PKRI

Comments are closed.