6:55 pm - Monday November 20, 2017

Pelaku Narkoba Tewas di DOR Karena Melawan Petugas

 
PKRI News Rohil,RiauJum’at 17/03/2017. Seorang residivis Narkoba kambuhan bernama ZE (33thn) seorang warga dari Kepulauan Bantaian Kecamatan Batu Hampar Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau akhirnya harus mengakhiri hidupnya di ujung proyektil peluru senjata karena berusaha membacok petugas yang akan menangkapnya sekira pukul 15.30 wib kemaren (16/03/2017)
Dijelaskan via telepon oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK, MM yang sedang mengikuti tugas kedinasan Bid Humas di Div Humas Mabes Polri Jakarta bahwa tersangka ini adalah pemain lama Narkoba yang udah bolak balik di penjara. Pada saat kejadian yakni pada hari Kamis kemaren (16/03/2017)  sekira pukul 15.00 wib Kapolsek Batu Hampar, Ipda M Sijabat mendapat informasi dari keluarga tersangka bahwa ZE yang merupakan DPO Tindak Pidana Narkoba sedang berada di seputar wilayah Kepulauan Bantaian dan diketahui di kediaman Rumah Sdr OT yang merupakan abang ipar tersangka ZE. Menindak lanjuti info tersebut, Sijabat dan Team Opsnal Polsek Batu Hampar memimpin langsung penggeledahan dan penangkapan.
Pada saat penggeledahan sang DPO melakukan perlawanan pada petugas. Ia mengunci dirinya dan tidak mau keluar kamar. “Petugas kita sudah membujuk agar dia menyerahkan diri dan tentu akan diperlakukan sesuai hak haknya sebagai seorang tersangka” ujar Guntur. Namun demikian ternyata ajukan pesuasif ini tidak ditanggapi.  Sementara di kamar tersangka ZE ini sudah membekali dirinya dengan sebilah parang. Soal sebilah parang ini diketahui oleh petugas karena memang sudah diberi tahu oleh informan sehingga petugas Opsnal lebih waspada dan menjaga jarak atas bahaya ini.
Setelah dibujuk tidak mempan petugas memutuskan untuk mendobrak pintu kamar tersebut dan bersiaga dengan kemungkinan terburuk perlawanan dari tersangka. Namun kemungkinan terburuk memang terjadi. Pada saat pintu di dobrak, tersangka langsung menyerang dengan sebilah parang. Melihat bahaya yang mengancam petugas Opsnal dari jarak dekat (sekira satu meter saja) yang tak lagi dapat dielakkan, maka aparat tak punya pilihan lain dan menembak tersangka dan menyebabkan ZE tersungkur dan tewas. Sesuai prosedur Undang Undang, petugas kemudian membawa korban ke Puskesmas Batu Hampar namun  nyawanya tak dapat tertolong.
Dengan  didampingi oleh pejabat dari Polres Rokan Hilir yakni Kasat Intelkam, Kasat Narkoba, Kapolsek Rimba Melintang, KBO Narkoba Polres Rohil kemudian jenazah korban diserahkan pada pihak keluarga. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari ekses negatif dari penyebar issue bahwa korban sengaja dibunuh aparat.
Dalam keterangan terpisah, Paur Humas Polres Rokan Hilir, Aiptu Pangeran Cherry mengatakan pada awak tribratanewsriau.com bahwa keluarga sudah dikunjungi oleh aparat Polres dan mereka menerima dengan lapang dada tentang kejadian  yang menimpa salah satu anggota keluarganya ini.
Redaktur:Unandra
Filed in: Hukum Kriminal

Comments are closed.