3:11 pm - Thursday November 24, 5577

Pelestarian Lingkungan Butuh Sinergi dan Kerjasama dari Berbagai Elemen

Pembinaan Teknis Sekolah Adiwiyata Tahun 2015

Pelestarian Lingkungan  Butuh Sinergi dan Kerjasama dari Berbagai ElemenPhoto Bersama

PKRI-Investigasi,  Sei Rampah.

            Program adiwiyata adalah salah satu cara mengenalkan lingkungan hidup sejak dini kepada generasi penerus bangsa dengan mengajak keterlibatan sekolah mulai dari tingkat dasar sampai pada tingkat atas dengan tujuan agar anak didik dapat terbiasa untuk berprilaku dan berbudaya ramah lingkungan serta mendorong para siswa untuk peduli terhadap pelestarian lingkungan.

            Demikian dikemukakan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah M.Si pada acara pembinaan teknis Sekolah Adiwitaya yang digelar di aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Rabu (18/3).

            Hadir pada acara tersebut Asisten Ekbangsos yang juga didapuk sebagai narasumber Drs. H. Hadi. Winarno MM, Kabag Humas Dra. Indah Dwi Kumala, Kakan Lingkungan Hidup Drs. Saparwin Siregar, mewakili Kadis Pendidikan Drs. Janter Siregar MM, Narasumber dari Badan Lingkungan Hidup Provsu Akmal Syahputra ST, MM, para Kepala Sekolah SD, SMP, SMA dan SMK negeri dan swasta se-Sergai serta puluhan undangan lainnya.

            Lebih lanjut Bupati Soekirman mengutarakan bahwa program adiwiyata dapat menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah sehingga dapat turut bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup guna pembangunan yang berkelanjutan.

            Bupati Soekirman menambahkan kegiatan utama program adiwiyata adalah mewujudkan kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan bagi sekolah dasar hingga menengah. Dengan adanya program adiwiyata ini harusnya bisa memberikan sebuah arahan yang tepat bagi semua komunitas sekolah sehingga dapat tercipta kondisi lingkungan yang baik serta dapat meningkatkan kondisi belajar mengajar yang nyaman, kondusif bagi sekolah maupun masyarakat di luar lingkungan sekolah, papar Bupati Soekirman.

            Pada tahun 2015 ini ada 7 sekolah yang lolos menjadi sekolah adiwiyata nasional, dari ke-7 sekolah tersebut telah disusun sebanyak 72 sekolah untuk dibina. Kedepannya agar sekolah adiwiyata yang telah berhasil mencapai tingkat nasional dapat menularkan prinsip-prinsip adiwiyata kepada sekolah binaannya sehingga bukan hanya penghargaan yang diperoleh, akan tetapi juga bonus berupa terciptanya lingkungan hidup yang baik, pungkas Bupati Soekirman.

            Dibutuhkan kerja keras dan kerjasama yang baik dari semua elemen baik Dinas Pendidikan maupun pihak swasta termasuk tokoh-tokoh lingkungan hidup yang berintegrasi dan bersinergi untuk meningkatkan pelestarian lingkungan, harap Bupati Soekirman.

            Sebelumnya Kakan Lingkungan Hidup yang juga panitia penyelenggara Drs. Saparwin Siregar melaporkan tujuan diadakannya kegiatan pembinaan teknis sekolah Adiwiyata tahun 2015 diantaranya adalah memberikan pemahaman yang baik kepada anak didik tentang pentingnya pelestarian lingkungan hidup serta mewujudkan kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan bagi sekolah dasar hingga menengah di Kabupaten Sergai.

Teks Photo :

PHOTO BERSAMA : Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah M.Si didampingi  Asisten Ekbangsos Drs. H. Hadi. Winarno MM, photo bersama dengan para Kepala sekolah penerima penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat nasional tahun 2014 usai acara pembinaan teknis Sekolah Adiwitaya yang digelar di aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Rabu (18/3).

B. Raja gukguk

Filed in: Investigasi PKRI

Comments are closed.