2:17 pm - Wednesday November 22, 2017

PEMASARAN PISANG KEPOK KARENA FAKTOR PEREKONOMIAN DAN PKRI SEBUT HARUS ADA SOLUSI

PKRI Sebut Solusi Untuk Para Petani Pisang Dirasa Sangatlah bermanfaat oleh kedinasan Pertanian dan Perkebunan di Sampit

MABES-PERS PKRI KALTENG, ” Sampit  pada saat ini para pedagang pisang kepok mengeluh hal ini dikarenakan kurang adanya minat pembeli dari pada konsumen pisang kepok, hal ini dikarenakan sulitnya pemasaran saat ini dari yang biasanya 3 ton per minggu bisa habis terjual. Namun saat sekarang ini 1 ton juga tidak habis, malah mengalami kebusukan setengah ton per minggu, hal ini dikarenakan kurangnya pembeli, “pungkas Tono” saat di konfirmasi ditempatnya.

 
“Tono juga mengungkapkan beberapa minggu ini, harga pisang kepok mengalami penurunan dari Rp 5.000/Kg menjadi Rp 2.500/Kg, bahkan sempat turun hingga Rp 1.800/Kg,” ungkap Tono” kepada RADAR PKRI Investigasi baru baru ini (22/01), yang sebelumnya harga jual pisang kepok Rp 3.500/Kg, namun kini turun menjadi Rp 3.000/Kg.
 
“Dalam hal ini beliau juga mengungkapkan penurunan harga jual pisang ini memang mempengaruhi pendapatan petani, tapi petani terpaksa tetap menjual pisangnya di-karena-kan panen buah pisang ini tidak dapat ditahan lama atau akibat cepat membusuk bahkan dibuang,’katanya.
Para petani dan pedagang mengharapkan agar kiranya pemerintah Sampit melalui dinas pertanian dan perkebunan dapat memberikan solusi untuk jalan keluarnya, hal ini dikarenakan pisang dipulau jawa pun dikirim dari kalimantan’ kata Tono, maka dari ini para petani berharap agar kita bisa diberdikarikan dengan bentuk usaha usaha UKM yang dapat memajukan para petani khususnya dan para pedangang yang dapat dikelola sendiri, misalnya pembuatan pabrik bubur Sun dan lainnya seperti keripik ubi rasa rasa, ungkap tono. tono juga menyampaikan bahwa makanan ringan murah meriah ini tentunya juga dapat dibawa oleh para karyawan dinas pemerintahan selain para konsumen lokal dan juga para pengunjung atau tamu yang kebetulan datang dan membawa makanan ini untuk tema perjalanan dalam kembali ke tempat semula “ketus nya sambil tersenyum bersama Team PKRI yang mendatanginya. masyarakat juga mengatakan bahwa dalam hal ini dapat dapat menambah peluang kerja bagi anak anak dari pada orang tua petana pisang yang ada di sampit dan ditemnpat lainnya, juga mengurangi pengangguran”ungkap Tono”  (22/01) fantriansyah
Filed in: Ekonomi Bisnis

Comments are closed.