4:56 am - Thursday October 24, 2019

PERINTAH KAPOLRI LANJUT “Tangkap Dua Anggota Fpi Yang Hina Presiden RI”.

MABES PERS PKRI – NUSANTARA. Alhamdulillah. Polisi sekarang bertindak TEGAS.
Polisi Tangkap Dua Anggota FPI Yang Hina Jokowi

Tim penyidik Polres Bogor dan Polda Jabar menangkap dua pelaku penghinaan terhadap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyebarkan hasil rekaman mereka lewat aplikasi WhatsApp. Pelaku berinisial B yang berperan sebagai orator serta S yang merekam dan menyebarkan video orasi B melalui aplikasi WhatsApp.

Dari hasil penyidikan, kata Karopenmas Divisi Humas PolriBrigjen Dedi Prasetyo, dua pelaku melakukan itu karena membela guru mereka, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Dedi mengatakan berdasarkan hasil penyidikan, pelaku mengaku melakukan orasi bernada menghina Presiden Jokowi atas kehendaknya sendiri.

“Alasannya untuk membela guru besarnya, Habib Rizieq, karena yang bersangkutan merupakan anggota FPI (Front Pembela Islam),” kata Dedi, Minggu (7/4) dikutip cnnindonesia.com

S diamankan polisi di rumahnya di Kampung Cariu, Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor pada Kamis (4/4). Sementara B ditangkap polisi pada Jumat (5/4) di Kampung Pabuaran, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Nah siapa lagi yang masih suka menghina Presiden Jokowi , dipersilahkan, tetapi siap-siap saja ditangkap Polisi.

Harus diketahui, mengkritik dan menghina itu beda. Cara pengungkapan juga akan menunjukan kritikanmu itu cerdas bermoral atau tidak. Cara mengkritik orang yang tau etika tentu beda dengan yang tidak tau tata krama sehingga wujudnya jadi hujatan dan hinaan.

Indonesia adalah negara hukum. Siapapun yang bersalah dan melanggar hukum harus siap diproses hukum berhdapan dengan polisi. Tidak ada orang yang kebal hukum di Republik ini. **

Filed in: PKRI News

Comments are closed.