3:27 am - Thursday November 15, 2018

Presiden Jokowi Resmikan Tol Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang.

Tegal. Jawa Tengah. PRESIDEN JOKOWI: TAHUN 2023 SELURUH BIDANG TANAH DI TEGAL
BERSERTIFIKA Kepemilikan hak atas tanah oleh masyarakat Wajib Dibuktikan dengan tambahan sertifikat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria mengamanatkan. Sertifikat itu menjadi pengakuan hukum.

Lupa masih banyak orang Indonesia yang belum otomatis. Hal itu bisa dilihat dari data tahun 2015 yang menyebut itu dari 126 juta bidang tanah yang ada di Indonesia, baru kurang lebih 46 juta bidang tanah yang diakui hak kepemilikannya. Makna, banyak sekali sengketa yang terkait dengan yang terjadi di masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.
Kita tahu, sertifikat dari hukum yang kita miliki. Bapak / Ibu punya tanah tapi enggak ada sertifikat yang bisa masuk ke pengadilan. Tapi sudah ada yang namanya sertifikat, tanda bukti hak atas tanah, enak banget.Jika kita pegang begini sudah tidak ada yang berani, ”kata Presiden saat ini, mereka akan membahas Hakekat Tanah untuk Masyarakat Kabupaten Tegal di Gelanggang Olah Raga Tri Sanja, Kabupaten Tegal, Jumat, 9 November 2018.

Sertifikat umum yang diberikan langsung oleh Presiden di masyarakat di Kabupaten Tegal kali ini sebanyak 3.000 sertifikat. Ribuan sertifikat tersebut mencakup bidang tanah seluas 1.738.742 meter persegi.

Menurut laporan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil, kepada Presiden untuk tahun ini, jumlah sudah 60.000 sertifikat sudah dapat diserahkan kepada masyarakat. Untuk seluruh bidang tanah di Tegal, pemerintah akan mengeluarkan untuk mengumpulkan sertifikat untuk seluruh bidang tanah pada tahun 2023 mendatang.

Akan kita rampungkan, tadi sesuai dengan yang disampaikan Pak Menteri BPN (ATR), tahun 2023 sudah pernah disertifikatkan di Kabupaten Tegal, ”tutur Presiden.

Presiden berujar, masih banyak pekerjaan yang berhubungan hal ini harus dipasang oleh pemerintah. Maka tak heran, target tinggi telah dicanangkan oleh Presiden. Singkat,

Sebanyak 7 juta lembar sudah diterbitkan pada tahun ini. Jumlah tersebut tentu akan meningkat lagi di tahun-tahun berikutnya. (135) ****.

Filed in: Investigasi PKRI

Comments are closed.