2:31 am - Friday April 20, 2018

PT SAWIT Asahan Tetap Utuh, Lakukan Kriminalitas dan Dugaan Murni Pengelapan Pajak..

RADAR PKRI SUMUT, ASAHAN. Jhon Efdi team Investigasi dari Perkumpulan MB-PKRI CADSENA dengan sayap Organisasi PERS, adalah benar personil aktif yang sah dan memiliki wilayah tugas se sumatera utara, hal ini berdasarkan sprintgas pers mabes pkri cadsena. Jhon Kini merasa kurang tenang sejak pihak perusahaan sawit asahan ini menyuruh pihak warga untuk menyerang dan menteror dia, akibat teror tersebut kini nenek ibu dan pihak keluarga dirawat dirumah sakit.

 

Persoalan surat konfirmasi dan kelarifikasi kepada perusahaan PT.SAWIT ASAHAN TETAP UTUH ( SATU ). atas oprasional perusahaan yang  melanggar hukum dan merugikan negara, atas operasional perusahaan yang tidak sesuai dengan ijin perusahaan PT. Sawit Asahan Tetap Utuh dengan Ijin usaha perusahaan ialah komoditas : minyak kelapa sawit. Dengan Kelompok industri : minyak kasar ( minyak makan ) dari nabati dan hewani, tetapi kegiatan yang ada dalam perusahaan bukan hanya yang tertera di badan ijin perusahaan, dari data temuan banyak aktifitas lain nya seperti pembakaran janjangan kelapa sawit menjadi abu insinator ( sonator ) yang diperjual belikan kepada pihak ketiga dengan kapasitas ribuan ton dengan menggunakan 4 tungku dengan harga jual 1400 juta per ton, yang ke dua pembelian CPO ilegal yg berasal dari PROV RIAU dengan Beratus motor tengki dengan kapasitas 30 ton per truk dan yang ke tiga pembuatan bahan baku lilin. Yang ke empat sumur BOR tanpa ijin yang sesuai oleh BLK ataupun perbup dan mengeringkan kan air sumur masayarakat. Hal ini telah berlangsung lama s/d puluhan tahun beroperasi,

Tindakan PT SATU diduga telah melakukan penggelapan pajak dan melanggar UU NO 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. maka dengan hal tersebut diatas, DIVISI INVESTIGASI LIPUTAN PERS PKRI SUMUT melayangkan surat jawab atas surat konfirmasi, namun dalam permohonan itu pihak PT SATU menyuruh warga masyarakat untuk mengeroyok Jhon Efdi hingga menyebabkan korban dari pihak keluarga Jhon Efdi dan ditambahkan bahwa pihak perusahaan yang ada malah membawa polisi (backing) untuk mengusir wartawan tersebut dari Perusahaan PT SATU.

Pendiri MB-PKRI CADSENA yang dikonfirmasi oleh Pimpinan Redaksi dan Komandan Pusat MB-PKRI CADSENA Totop Troitua mengatakan bahwa sebagai insan pers dan dari kelembagaan MB-PKRI CADSENA, jhon efdi segera untuk melaporkan ke pihak kepolisian setempat hingga ke POLDA SUMUT sebab hal ini telah mengurangi bentuk sifat dan fungsi POLRI di Negara dan di Masyarakat. Juga merupakan pelanggaran Kode Etik POLRI juga tindak pidana kejahatan dan kekerasan (JATANRAS) Ungkap pendiri MB-PKRI CADSENA Bp. LAKSMA PURN TNI AL Drs Bonar Leo Simangunsong MSc dan Pimpinan Harian Redaksi RADAR PKRI Bp. Edy Raja Marpaung.

Doc-Team.

Filed in: Uncategorized

Comments are closed.