3:29 pm - Friday June 19, 6533

Staf Khusus Kementrian PU dan rombongan didampingi Bupati Kampar H Jefry Noer SH dan Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Indra Pomi N ST MSi

Staf Khusus Kementrian PU : RTMPE Ekonomi Kerakyatan yang Sebenarnya

Kunjungan Staf Khusus PUPR dan beberapa rombongan ke Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi Kubang Jaya Siak Hulu tersebut didampingi Bupati Kampar H Jefry Noer SH dan Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar Indra Pomi N ST MSi yang dilaksanakan Jumat (25/3).

Kamparkab- Kementrian Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia memang keahlian pekerjaannya di Bidang Peningkatan Infrastruktur baik jalan, jembatan maupun bangunan lainnya. Walaupun demikian, para pejabat kementrian PUPR juga ingin memiliki kepuasaan dibidang lain khususnya dibidang peningkatan ekonomi kerakyatan.

Setelah melihat langsung pilot projet Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) Kubang Jaya Siak Hulu, Suhendra Prawira Negara selaku Staf khusus Kementrian PU dan Perumahan Rakyat RI langsung mengungkapkan bahwa “Inilah Ekonomi Kerakyatan Yang Sebenarnya”.

Kunjungan Staf Khusus PUPR dan beberapa rombongan ke Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi Kubang Jaya Siak Hulu tersebut didampingi Bupati Kampar H Jefry Noer SH dan Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar Indra Pomi N ST MSi yang dilaksanakan Jumat (25/3).

Suhendra Prawira mengungkapkan, RTMPE merupakan langkah untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat kampar yang sudah mulai melaksankannya. “Kami berani mengungkapkan hal ini karena kami melihat langsung bahwa kotoran yang biasa dibuang, tetapi di RTMPE malah menghasilkan Jutaan rupiah perbulannya. Hal ini perlu dikembangkan masyarakat lainnya karena ilmu modifikasi, dalam hal program ini sangat susah ditemukan,’’ucapnya.

Kebanyakan yang banyak selama ini hanyalah ilmu-ilmu penelitian yang fokus pada suatu kegiatan, akan tetapi di RTMPE kita lihat semua sejalan dengan programnya. Mulai dari sapi kotoran dan urine bisa dijadikan pupuk dan bio gas yang mamfaatnya sangat banyak sekali.

Disamping itu, lanjutnya, apa yang telah diungkapkan Bupati Jefry Noer bahwa dengan RTMPE secara otomatis Kampar swasembada daging, ikan, bawang, cabe serta sayur-sayuran. Bagaimana tidak, “terang Jefry” dalam setiap RTMPE insyaallah akan menghasilkan enam ekor sapi setiap tahunnya, telur ayanm 60 sampai 75 butir setiap hari, bawang 500 kg per dua bulan.

“Nah, kita hitung bahwa RTMPE sendiri saat ini sedang dikembangkan sebanyak 20 buah RTMPE setiap desa, 20 buah setiap desa dikalikan 251 Desa Se-kabupaten kampar. Makanya kita bisa berkata bahwa kampar akan bisa swasembada beberapa keperluan sehari-hari tersebut,”ucapnya

Suhendra Prawira berharap ini RTMPE jangan hanya di Kampar saja, karena ini program peningkatan ekonomi masyarakat, jadi warga masyarakat didaerah lainpun otomatis sangat membutuhkan program RTMPE agar mereka juga bisa hidup sejahtera.( humas/Unandra)

Filed in: Ekonomi Bisnis

Comments are closed.