10:16 pm - Monday August 20, 2018

TAHAPAN PENGISIAN PERANGKAT DESA WONOREJO TLOGOWUNGU.

RADAR PKRI JATENG, PATI – Pengisian bakal calon perangkat desa ,didesa Wonorejo Kecamatan tlogowungu kabupaten pati hari kamis lalu dengan materi uji publik dilanjutkan hari berikutnya uji competensi menuai kontroversi.

Menyikapi hal tersebut tim awak media menelusuri kebenaranya dengan mengklarifikasi kejadian tersebut pada muspika dan panitia pengisian perangkat desa setempat. Menurut ketua pengisian perangkat desa H.Sutaji SH,MM dengan di dampingi camat tlogowungu mengatakan”dari ujian yg di ikuti sebanyak enam orang dengan materi uji publik dan komputer hasilnya yg lulus di bakal calon sekdes adalah :
1.Marta arianti S farm,apt
2.Farlina rahmati SH
Dan yg bakal calon kaur kesra:
1.M.lutfi wibowo
2.M.sofwan
Adapun yg tidak lolos adalah :
1.wahyu wucaksono
2.David wahyu nugroho S.com

Sutaji SH,MM menambahkan di kriteria penilaian uji komputer meliputi : menghidupkan, mengoprasionalkan,  mencetak/print out, mematikan /off Dan dalam penentuan hasil ujian komputer tersebut pihak panitia mendatangkan LPK dari daerah tayu (LPK Harapan).

dari hasil ujian itu dua orang dinyatakan tidak lulus. Sehingga menimbulkan kekecewaan dan ketidak puasan peserta, menurut keterangan salah satu calon kepada awak media menjelaskan bahwa saat dilaksanakan ujian komputer semua peserta bisa mengerjakan namun setelah pelaksanaan uji selesai, panitia di dampingi LPK mengumumkan cara penilaianya dengan pembobotan nilai .padahal saat pendaftaran sudah dilampirkan sertifikat komputer dari lembaga pendidikan komputer.;”baru kali ini uji komputer hasil akhirnya dilakukan pembobotan nilai”katanya;

Ketika panitia di konfirmasi awak media terkait pembobotan uji komputer mengatakan bahwa dalam uji komputer yang dilaksanakan pihak panitia dalam menentukan hasil uji komputer tersebut bekerjasama dengan lembaga yang di tunjuk untuk mengetahui kemampuan masing masing peserta apakah benar benar mampu mengoperasikan komputer, karena dalam penilaian uji komputer ada empat poin yang di nilai yaitu;
menghidupkan 10, mengoperasikan 70, mencetak/print 10 mematikan 10,”
Jelas SUTAJI saat di temui di balai desa wonorejo.

Menurut Camat tlogowungu Drs. DIDIK RUSDIARTONO menambahkan dalam penilaian uji komputer dengan pembobotan nilai sudah sesuai dengan perbub no. 8 tahun 2016 tentang perubahan atas peraturan Bupati No.26 thn 2015 tentang peraturan pelaksana peraturan Daerah Kabupaten Pati No. 2 tahun 2015 tentang perangkat Desa.pasal 15 ayat 1K dan ayat 10,11.
Ayat 11″ panitia pengisian berangkat Desa wajib melaksanakan uji kemampuan sebagaimana di maksud pada ayat(10) kepada seluruh bakal calon perangkat desa apabila terdapat permintaan dari panitia pengawas kecamatan.”

Untuk pembuatan soal akan dibuat oleh lima unsur yaitu 20 soal dibuat oleh camat, 20 soal di buat oleh danramil, 20 kapilsek, 20 soal ketua panitia, 20 dibuat kepala Desa. Dan buat langsung di hari pelaksanaan.

SUTAJI selaku ketua panitia menambahkan untuk bakal calon kaur kesra masalah kelengkapan administrasi ijazah yang masih di ragukan ke absahanya di beri waktu sampai sebelum penetapan bakal calon .padahal biasanya untuk kelengkapan administrasi itu harus final sebelum uji publik. tetapi karena dari bakal calon ada yang belum lengkap maka dari panitia menekankan untuk segera melengkapi berkas. dan uang pendaftaran yang bakal calon yang tidak jadi akan di kembalikan.
**(biropati)**

Filed in: Uncategorized

Comments are closed.