7:08 pm - Friday December 15, 2017

Temuan Ganja kering yang diedarkan oleh PNS PERUSDA Kota Samarinda.

PNS PERUSDA KALTIM - Ganja Kering

Temuan Ganja kering yang diedarkan oleh PNS PERUSDA Kota Samarinda.

PKRI Investigasi Kaltim, TENGGARONG – Tiga mahasiswa dan satu PNS terduga pengedar ganja di di kecamatan Tenggarong Kutai Kartanegara, dan di Samarinda, diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara. Barang bukti ganja dengan berat kotor 53,23 gram, disita petugas.
Ketiga mahasiswa itu masing-masing M Ariaan (22) warga kecamatan Tenggarong, Cahyo Adi Pranata warga Palaran Samarinda (20) dan Indra Bhoto (20) bertempat tinggal di kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda. Seorang lagi, Andi Cakra (21), sebagai PNS di salah satu Perusda milik Pemkot Samarinda.
“Empat orang itu kita tahan,” kata Kaur Bin Ops Satuan Reskoba Polres Kutai Kartanegara, Ipda Darnuji, dalam keterangan dia kepada wartawan, Selasa (28/2).
Dari keempat terduga, petugas mengamankan barang bukti ganja 53,23 gram dari Rian dan Indra.
Penangkapan keempatnya berawal dari keterangan didapat kepolisian, kawasan kecamatan Tenggarong, seringkali menjadi tempat teansaksi narkoba. Berangkat dari penyelidikan, seorang terduga pelaku Rian, diamankan di kawasan Jalan Pesut, kelurahan Timbau, pada Minggu (26/2), bersama dengan barang bukti ganja siap edar.
“Kita bawa dia ke Polres, interogasi dan hasil tes urine-nya positif,” ujar Darnuji.
Keterangan Rian, mengarah kepada temannya Cahyo yang tinggal di Samarinda. Senin (27/2), petugas melakukan pengembangan dan menangkap Cahyo, saat berada di parkiran RSUD AW Syachranie, di Samarinda. Masih dalam pengembangan, Cahyo mengaku mendapatkan ganja dari Indra, yang tinggal di kawasan Jalan Lambung Mangkurat.
“Berikutnya kita tangkap Indra, dengan barang bukti ganja dan sisa batang ganja. Dari Indra, kita dapatkan Cakra di kawasan Jalan Rajawali. Cakra yang diduga memasok ganja ke Indra,” sebut Darnuji.
Kepada polisi, Cakra, mendapatkan ganja dengan cara memesan melalui internet, dan dikirim menggunakan jasa ekspedisi dari Medan, Sumatera Utara. Cakra sendiri, menjadi pengedar ganja lantaran terbelit utang. “Keempatnya kita jerat dengan pasal 111 dan pasal 114 ayat 1 Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” demikian Darnuji. (doc-ami)

link ref : http://www.korankaltim.com/pns-perusda-samarinda-edarkan-ganja/

Filed in: Hukum Kriminal

Comments are closed.