3:10 am - Thursday October 18, 2018

Warga Miskin Minta Pihak Pemerintah Kab Kediri Memperhatikannya dan Meminta Bantuan Sosial Juga Dapat Dirasakannya Dalam Hidup.

RADAR PKRI JATIM, Kab Kediri. Team RADAR PKRI JATIM yang menerima kedatangan Pak Saimun Warga Miskinyang tida terdata dan tak pernah tersentu pihak Penyalur DANA BANTUAN PROGRMA KEDIRI MAUPUN PROGRAM MENSOS YANG TELAH DILUNCURKAN HINGGA KINI.

Menjadi seorang miskin tak lantas membuat Saimun harus meminta minta kepada Bupati nya, atau meminta minta kepada orang lain, Saimun hanya meminta kepada keadilan terhadap banyaknya bantuan sosial yang ada dan diterima oleh warga miskin lainya di daerahanya itu.

Seperti halnya Program WARKIN dari Bupati Kediri, yang langsung hadir dalam kegiatan verifikasi data penerima bantuan sosial ibu Hj. Haryati Sutrisno , namun Pak Samun merasa ada yang aneh, sejak 16 tahun silam hingga kini saya belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah dimaksud walau penerimaan beras dll. saya meminta kepada pihak desa untuk membantu saya dalam hal penerimaan bantuan rumah sangat sangat sederhana walau hanya berukuran 4×6 namun hingga saat ini belum saya terima ketus saimun.

tak hanya itu untuk penerimaan prgram kemenson yang di luncurkan untuk kab kediri yakni E-Waroeng tersebut Saimun juga tak bisa mendapatkannya, saimum sangat berharap Ibu Hj. Haryati Sutrisno  Bupati Kediri membaca berita ini dan atau dapat disampaikan kepada ibu Hj. Haryati Sutrisno agar Ibu Bupati Kediri mengetahui dan langsung beritikad kepada warganya yang juga memiliki hak untuk mendapatkan kehidupan yang layak.

“Ini adalah kota ke-19 kita meluncurkan e-Warong gotong royong, jadi di Kabupaten Kediri kita bermitra dengan Bank BRI,” ujar Khofifah di acara peluncuran e-Warong di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (23/9/2016) terkait data antara post : Kediri – Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Jawa Timur, belum melakukan verifikasi untuk warga penerima dana bantuan program simpanan keluarga sejahtera (PSKS), sehingga penerima program itu masih menggunakan data lama pada tahun 2014.

Dalam beritanya terkait e-Warong, PKH dapat menggunakan Kartu Indonesia Sejahtera sebagai alat pembayaran. PKH dapat membeli beras, gula, minyak goreng dan tepung. juga Khofifah menuturkan dengan adanya e-Warong, masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan bantuan sosial. Dia berharap seluruh bantuan sosial bisa tersalur sebagaimana mestinya.

“Harapannya adalah seluruh bantuan sosial apakah dari Kementerian Lembaga di pusat ataukah dari Pemkab, Pemprov pada saat bisa menyatu di satu kartu, jangan orang makin miskin makin banyak, nah ini akan menjadi simple kalau mereka cukup punya kartu tapi fungsinya yang banyak,” ungkap mensos

Selain itu, Khofifah menambahkan tabungan itu juga dapat digunakan sebagai alat penyaluran berbagai dana bantuan sosial lainnya seperti Kartu Indonesia Pintar, Raskin, juga bansos dari pemerintah daerah lainnya.

Menurut Khofifah, penyaluran dana melalui nontunai lebih efektif dan akuntabel daripada penyaluran langsung tunai.
“Kalau nontunai, tidak ada peluang siapapun melakukan penyimpangan. Akan bisa dirapikan melalui format nontunai, termasuk raskin,” pungkas Khofifah.

berharap permohonan dan pengajuan nya, saimun juga kepada mesos, saimun berdoa kelak bantuan pengadaan rumah *bedah rumah* dapat diterimanya dan juga melalui pendataan Warga Miskin penerima bantuan sosial dana hibah pemerintah kabupaten kediri itu.

RED – AGS BUDIANTO.

Filed in: Uncategorized

Comments are closed.