3:14 pm - Friday December 18, 5840

Warga Sungai tonang harapkan Pj. Bupati dan DPRD Kab. Kampar berikan tindakan ke penambang galian c

 


PKRI News Kampar,Riau– Masyarakat Desa Sungai Tonang Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar-Riau mengaku resah atas adanya kegiatan galian c di daerah tersebut yang dinilai merusak dan sudah melewati tapal batas peta Kecamatan khusus nya Desa Sungai Tonang.

Hal tersebut disampaikan oleh Warga saat Musyawarah yang diadakan di aula Desa Sungai tonang pada Jum’at ( 10/2 ) sekira Pukul 17.00 WIB , turut hadir pada musyawarah tersebut Kepala Desa Sungai Tonang Suhaimi , BPD ,LPM , Ketua Pemuda Desa , Masyarakat Desa Sungai Tonang dan  Wakil Ketua Umum Pusat LSM Mabes Mandala Siaga Perintis Kemerdekaan Unandra M. Saleh   Turut Juga Hadir Atas Undangan Masyarakat Sungai Tonang.

Wakil Ketua BPD Abasri selaku mewakili Masyarakat Desa Sungai Tonang saat di konfirmasi oleh awak media Mabes Pkri investigasi mengatakan ” Musyawarah ini di adakan dalam rangka mencari solusi terkait persoalan aquari yang diduga telah menyerobot area lahan Masyarakat Desa Sungai Tonang sesuai dengan peta yang ada , dan juga kita mengharapkan Agar  LSM ( Lembaga Swadaya Masyarakat ) untuk menggiring dan Mendukung  Warga Desa Sungai Tonang Sampai ke tahap hukum yang berlaku,”ungkapnya.

sambung Abasri ” karena menurut peta wilayah pengusaha galian C atau aquari sudah memasuki wilayah Desa dan juga ada beberapa masyarakat melaporkan bahwa kebun sawit nya sudah ada yang digali sehingga ini tentunya menjadi kerugian dipihak masyarakat , yang lebih ironis nya lagi di pihak aquari mengatakan ada peta baru hal ini tentu nya patut diduga itu sudah memalsukan peta wilayah , selama ini sudah bebarapa kali kita ingin mengadakan musyawarah untuk mencari solusi terbaik tetapi pihak aquari sudah beberapa kali di undang tidak pernah mau hadir,”terangnya.

lebih lanjut Abasri mengatakan akan melayangkan surat ke DPRD Kampar untuk secepatnya menyelesaikan persoalan ini dan diminta juga kepada Pj. Bupati Kampar agar bertindak sebelum terjadi bentrok , adapun beberapa tuntutan Masyarakat Desa Sungai Tonang diantaranya
” Masyarakat Desa Sungai Tonang mendesak agar DPRD Kabupaten Kampar menindak permasalahan aquari saudara Eka Sumahamid terkait persoalan mengenai tapal batas yang telah dilewati penambangan aquari di Desa Sungai Tonang berbatasan dengan Kelurahan Pasir sialang.

kemudian menuntut pihak Aquari agar mengganti rugi wilayah yang telah di gali oleh pihak aquari karena telah merusak lingkungan milik Masyarakat Desa Sungai Tonang dan memberhentikan pihak aquari agar tidak menggali lagi wilayah Desa Sungai Tonang kedepannya.

meminta Pemkab kampar untuk mendampingi Masyarakat Desa Sungai Tonang mempertahankan wilayah Desa Sungai Tonang agar tidak dirusak  oleh pihak aquari tersebut.Tutupnya.***

Redaktur:Unandra

Filed in: PKRI News

Comments are closed.