3:14 pm - Thursday December 18, 4594

WOW…HEBAT!!! Terungkap Juga Saksi Pelapor ke Polisi Ternyata Pelaku Mutilasi

Konperensi Pers di Ruang Humas Polda jalan Sudirman no. 235 Pekanbaru

PKRI News Pekanbaru,Riau– Pembunuhan berikut mutilasi korban Bayu Santoso (28thn) di Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis ternyata membuka lebih lebar tabir misteri atas motif pembunuhan saat  Konperensi Pers di Ruang Humas Polda jalan Sudirman no 235 Pekanbaru sore ini (30/03/2017).

Dijelaskan oleh Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono, SIK bahwa sdr GD yang merupakan pelapor ke Polsek Rupat Utara pertama kali ternyata adalah salah satu dari tiga orang pelaku pembunuhan serta mutilasi tersebut. Dijelaskan oleh Hadi Wicaksono bahwa pemilik toko bernama HR adalah pelaku pertama kali yang menikam korban Bayu Santoso dengan bantuan GD dan AA. Pelaku AA yang hingga sejak pertama kali melarikan diri hingga saat ini belum diketahui berada dimana.

“Ketiga tersangka melakukan pembunuhan tersebut pertama kali dengan merencanakan di toko milik HR. Selanjutnya GD menelepon korban Bayu Santoso agar datang ke Rumah Bilyar milik HR dan setelah datang ke bilyar ketiga orang ini membunuh korban” ujar Hadi. Dalam aksinya, korban pertama kali menerima tikaman sangkur dari HR dan tersangka GD dan AA ikut mengeroyok korban sehingga korban Bayu jatuh tersungkur. Melihat korban jatuh dan terkapar tersangka GD dan AA merasa sangat ketakutan dan langsung kabur dari lokasi. Tersangka HR ikutan panik karena ditinggal sendirian setelah korban tersungkur dan tewas. Padahal di Ruko tersebut ada anaknya yang masih berumur lima tahunan. Akhirnya HR memutilasi korban sendirian hingga tiga belas potongan dan memasukkan ke dalam koper. Setelah selesai memutilasi sendirian, HR kabur ke Jakarta dengan membawa anaknya. Terakhir pelarian tersangka dihentikan oleh Team gabungan Polres Bengkalis dan Polda Riau yang berhasil mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka dan menciduknya di sebuah apartemen di Jakarta Utara.

Dalam keterangan terpisah saat konpers, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK,MM mengungkapkan “Menurut keterangan dari Dokter yang melakukan visum, terdapat sangat banyak tikaman senjata tajam ke tubuh korban. Namun yang membuat korban Bayu tewas adalah tikaman ke arah dada yang menembus jantung dan kemudian tikaman yang membuat robek paru parunya” ujar Guntur sambil menutup konpers sore ini.

Redaktur:Unandra
Filed in: Infotainment, PKRI News

Comments are closed.