CYBER-PKRI. PWI/I. Banyuwangi itu dijuluki *The Sunrise of Java* – karena paling ujung timur Pulau Jawa, yang pertama lihat matahari. Ciri khasnya kuat banget, campuran Jawa – Bali – Madura karena posisinya di segitiga itu.
CIRI KHAS Paling Kentara: *Gandrung:* Ini ikon-nya Banyuwangi. Tarian selamat datang yang ditarikan perempuan dengan kipas. Musiknya khas. Dulu penari Gandrung dianggap pelacur, sekarang jadi kebanggaan. Wajib nonton kalau kesana.
Bahasa Osing (Using):* Penduduk asli Banyuwangi bukan Jawa halus, tapi Suku Osing. Bahasanya beda, contoh: “Isun” = Saya, “Huntune” = Kamu. Punya huruf sendiri juga.
Kuliner Pedas & Asam:
- Sego Tempong* – nasi + sayur rebus + sambal super pedas
- Rujak Soto* – perpaduan rujak + soto, unik cuma ada disana
- Pecel Pitik* – ayam kampung disuwir pedas
BUDAYA & TRADISI : Kebo-Keboan Alasmalang:* Ritual tolak bala, orang di-dandan jadi kebo (kerbau) dan diarak keliling desa, berguling-guling di lumpur biar sawah subur. Mirip kebo bule di Solo.
Barong Ider Bumi:* Di Desa Kemiren (Desa Osing), barong diarak keliling desa untuk usir sial.
Festival Banyuwangi:* Dalam setahun ada 100+ festival. Yang paling besar *Banyuwangi Ethno Carnival (BEC)* – karnaval kostum terbesar di Indonesia, mirip di Brazil.
Suku Osing:* Rumah adatnya beda, atapnya dari gedek. Mereka masih pegang tradisi Tumpeng Sewu – makan tumpeng bersama 1000 tumpeng di pinggir jalan.
Alam yang jadi budaya: Kawah Ijen – Blue Fire:* Cuma ada 2 di dunia, satu di Banyuwangi, satu di Islandia. Api biru keluar dari kawah.
Taman Nasional Alas Purwo:* Dianggap hutan tertua dan paling angker di Jawa. Banyak orang bertapa disana.
Pantainya:* Pulau Merah, Djawatan, Baluran. Jadi kalau disimpulkan: *Banyuwangi = Osing + Gandrung + Pedas + Mistis + Festival.*
Banyuwangi untuk liburan atau untuk cari referensi budaya? Memiliki dua keberuntungan sebagai Putra banyuwangi karena memiliki ikatan batin dengan tanah kelahiran banyuwangi, sekaligus memiliki ruang bakti baru untuk membangun tempat tinggal yang sekarang di Malanga
Menyandang status Putra Banyuwangi pada kontribusi nyata serta terwujud dalam karakter yang khas yaitu spiritual Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan laku batin filosofi Jawa Kuno,
Pangggilan jiwa yang murni dengan kesetiaan pada akar Budaya dan komitmen untuk membangun daerah dengan ketulusan, memiliki jangkar yang kuat ditanah kelahiran Banyuwangi, namun juga memiliki sayap yang lebar untuk menjelajah dunia ,tetap dengan berpedoman pancasila, laku budi pekerja filsuf Jawa Kuno. Manunggaling Kawula Gusti . Bela Bangun Jaga. NKRI Kaya. Rabu16 September 2026.
Oleh : Eti kristini.
Komandan PKRI CADSENA MAKODA Malang JATIM & MAKOSUS HongKong Kong.
