Putra Daerah Cirebon “.Dikenal Memiliki Identitas Identik Religius ,Tangguh, dan Terbuka Terhadap Perubahan. ” BA²BE BACA BACA BERTANYA “

CYBER-PKRI. PWI/I. Suatu kebanggaan juga telah dilahirkan di suatu Daerah Cirebon Jawa Barat Indonesia Para pemuda dan pemudi kelahiran tanah wali maupun representasi budaya masyarakatnya ,yang dikenal memiliki identitas identik religius ,tangguh, dan terbuka terhadap perubahan.

Dibesarkan di kawasan pesisir yang kaya akan akulturasi budaya Jawa, Sunda, Arab, dan Tiongkok, mereka mewarisi keluhuran budi pekerti serta nilai_nilai teloransi yang diajarkan oleh sunan Gunung Jati.

Karistiknya berbentuk sosok yang tidak hanya ulet dalam bekerja terutama di sektor perdagangan ,kelautan ,dan industri kreatif seperti batik,tetapi juga memegang teguj tradisi adat serta kesantunan khas pesantren.

Dan apresiasi selalu untuk para putra daerah semuanya yang dari daerah sana ( Cirebon )termasuk saya hehe..mari menjadi pribadi yang berkualitas serta maju.. Bela Bangun jaga. Rabu,15 September 2026.

Cirebon bukan Sunda, bukan Jawa”*. Karena dulu Kesultanan Cirebon itu jembatan antara Kerajaan Sunda dan Mataram.

CIRI KHAS Paling Kentara: Bahasa Cirebonan:* Campur Jawa ngapak + Sunda. Contoh: “Isun” = Saya (sama kayak Banyuwangi), “Sira” = Kamu. Logatnya blak-blakan, ceplas-ceplos.

Batik Mega Mendung: Ini batik paling terkenal dari Cirebon. Motifnya awan biru berlapis-lapis, maknanya harus bisa menahan amarah seperti awan mendung. Wajib beli kalau kesana.

Kuliner Santan & Pedasnya Pas: Nasi Jamblang* – nasi dibungkus daun jati, lauknya 20 macam lebih

Empal Gentong* – mirip gulai, daging sapi dimasak di gentong Tahu Gejrot* – tahu goreng disiram kuah manis pedas bawang

Docang* – lontong + daun singkong + tauge siram kuah dage (oncom)

BUDAYA & TRADISI: Kesultanan Cirebon: Cirebon punya 4 Keraton yang masih aktif sampai sekarang – Keraton Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan, dan Keprabon. Satu-satunya kota di Jawa Barat yang punya keraton.

Tari Topeng Cirebon: Topeng kayu dengan 5 warna, melambangkan nafsu manusia: Merah (amarah), Putih (suci), Kuning, dll. Ditarikan solo, gerakan-nya cepat dan mistis.

Nadran / Sedekah Laut: Pesta nelayan, perahu dihias, kepala kerbau dibuang ke laut sebagai rasa syukur. Mirip di Banyuwangi juga ada.

Grebeg Syawal & Panjang Jimat:* Tradisi Islamnya kuat karena Sunan Gunung Jati. Ada arak-arakan piring pusaka yang pecah kalau diperebutkan, dipercaya bawa berkah.

Karakter Orangnya: Orang Cirebon terkenal *blak-blakan, jujur, dan religius tapi santai*. Karena pelabuhan, orangnya terbuka sama pendatang. Sejarahnya kota pelabuhan Wali Songo.

Beda Banyuwangi vs Cirebon: Banyuwangi = Osing, Gandrung, Blue Fire, mistis hutan. Cirebon = Pesisir, Keraton, Mega Mendung, Tari Topeng, kota Walisongo

Kalau Banyuwangi Sunrise of Java, Cirebon itu *Kota Wali dan Kota Udang.

Oleh  Sri basria

( TIM PKRI CADSENA MAKOSUS HK )

Filed in: Kultur Budaya

Comments are closed.